Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 10 Agustus 2026
Irlandia Konfirmasi Kasus Pertama Cacar Monyet
BERITABALI.COM, DUNIA.
Irlandia mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet pada Sabtu (28/5). Kementerian Kesehatan Irlandia menjelaskan kasus lainnya sedang diinvestigasi dan menunggu hasil tes.
Sekitar 20 negara telah mengonfirmasi keberadaan kasus cacar monyet, sekitar 200 kasus terkonfirmasi atau dicurigai kebanyakan berada di Eropa.
Sebelumnya Argentina melaporkan kasus pertama pada Jumat (27/5). Cacar monyet teridentifikasi pada seorang pria 40 tahun yang baru kembali dari Spanyol, negara yang dua hari sebelumnya melaporkan 59 kasus.
Cacar monyet pertama kali ditemukan di Republik Demokratik Kongo pada 1970 lalu dianggap endemi di belasan negara Afrika. Ahli mengkhawatirkan penyebarannya di sejumlah negara non-endemi. Sejauh ini belum ada laporan kematian di kawasan ini.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) memperingatkan komunitas LGBT agar waspada sebab virus sumber cacar monyet bisa menular melalui hubungan seks.
Peringatan ini dikeluarkan lantaran ditemukan beberapa kasus cacar monyet pada pasien diidentifikasi sebagai kaum LGBT.
Cacar monyet bisa menyebar melalui kontak dari kulit ke kulit seperti sentuhan, ciuman, seks oral dan penetrasi dengan orang bergejala.
Setelah terinfeksi akan muncul gejala seperti ruam dengan lepuh di wajah, tangan, kaki, mata mulut atau alat kelamin. Selain itu muncul juga gejala demam, pembengkakan kelenjar getah bening, sakit kepala, dan nyeri otot.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2253 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 949 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun