Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Jalan Wisata Desa Taro Rusak Parah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kondisi jalan wisata yang menghubungkan tiga obyek wisata favorit di Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Kabupaten Gianyar, Bali, kini kian memprihatinkan.
Jalan yang menjadi akses utama menuju Elephant Safari Park, obyek wisata Lembu Putih, dan Semara Ratih mengalami kerusakan parah, dengan sebagian besar lapisan aspal hancur dan berubah menjadi kubangan lumpur.
Kerusakan terjadi hampir di sepanjang jalur, menyulitkan kendaraan roda dua maupun roda empat untuk melintas. Padahal, jalur tersebut merupakan akses vital bagi wisatawan, mengingat tingkat kunjungan ke tiga destinasi itu tergolong ramai, baik wisatawan domestik maupun mancanegara.
Kondisi jalan yang rusak parah tersebut berdampak langsung pada minat kunjungan wisatawan. Sejumlah wisatawan memilih mengurungkan niat berkunjung karena khawatir terhadap keselamatan dan kenyamanan perjalanan, terutama saat musim hujan ketika jalan menjadi licin dan berlumpur.
Perbekel Desa Taro, I Wayan Warka, Senin (26/1), mengungkapkan bahwa pihaknya telah berulang kali mengajukan permohonan perbaikan jalan kepada Pemerintah Kabupaten Gianyar. Menurutnya, jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah kabupaten, sehingga pemerintah desa tidak dapat melakukan perbaikan secara mandiri.
“Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan, karena jalan ini menjadi akses utama pariwisata sekaligus aktivitas masyarakat. Namun hingga kini belum ada respons dari pemerintah kabupaten,” keluhnya.
Tak hanya berdampak pada sektor pariwisata, kerusakan jalan juga menyulitkan aktivitas warga, khususnya masyarakat Banjar Dlod Sema. Warga mengeluhkan sulitnya akses menuju pasar, pusat pemerintahan, hingga fasilitas pendidikan akibat kondisi jalan yang rusak dan licin.
Pemerintah desa bersama masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Gianyar segera memberikan perhatian serius dan melakukan perbaikan. Selain menopang sektor pariwisata, jalur tersebut dinilai memiliki peran strategis dalam menunjang mobilitas dan perekonomian warga setempat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5994 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4677 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2656 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2316 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2235 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan