Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Kapoltabes : Belum Ada Unsur Balas Dendam
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tewasnya IB Anom Wijaya (31) tinggal di Banjar Girya Balun Gang 7B Denpasar, masih didalami satuan reskrim Poltabes Denpasar. Kapoltabes Denpasar Kombes Pol Drs. Yovianes Mahar mengatakan, belum ditemukan indikasi adanya aksi balas dendam kelompok preman menyangkut kematian Burik.“Belum ada mengarah kesana, masih lidik,”ucapnya.
Seperti apa kronologis kejadian ? Kapoltabes mengatakan, dari keterangan 12 saksi, ada yang melihat korban mengendarai sepeda motor Mio melintas di depan Daihatsu Jalan Cokroaminoto Denpasar. Saat korban melintas, datang mobil dan langsung menyerempet.
“Saat diserempet, korban terjatuh dan empat pelaku turun dan menghajar. Setelah menganiaya, empat pelaku kabur,”urainya.Apakah pelaku sudah terdeteksi ? Kapoltabes menjawab belum, karena kejadian cepat terjadi, sehingga para saksi sulit mengidentifikasi wajahnya.
Sementara itu, istri korban Ni Gusti Ayu Putu Sekar (29) mengatakan, 3 hari lalu, dia bermimpi giginya copot. Sekar menganggap mimpi hanyalah bunga tidur. Tapi yang terjadi, mimpi ternyata punya arti tewasnya sang suami ditangan preman. Menurut Sekar, suaminya orang yang tertutup, tidak banyak bicara.“Kalau bicara hanya ke saya dan ibunya. Malam sebelum berangkat dia sempat bermain dengan dua anaknya,”jelas Sekar kepada wartawan. (Che)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 726 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 673 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman