Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Kemenparekraf Resmikan Destinasi Ekowisata Mangrove di Lombok Barat
BERITABALI.COM, NTB.
Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) RI meresmikan Desa Wisata di Dermaga Tawun, Desa Sekotong Barat, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (18/7).
[pilihan-redaksi]
Desa wisata dengan konsep ekowisata mangrove ini menjadi destinasi baru di NTB, setelah Kuta Mandalika, Islamic Center, dan Rinjani. Ikut mendampingi Wakil Gubernur NTB, Dr Hajah Sitti Rohmi Djalillah saat launching ini, Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Reza Pahlevi.
Bersama Wagub, Deputi Kemenparekraf melakukan penanaman pohon mangrove di pesisir dekat dermaga. Selain untuk mdnghindari terjadinya abrasi dan memperindah dermaga. Juga agar wisatawan dapat menikmati keindahan alam Lombok Barat sebelum menyeberang ke Gili.
Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Moh Faozal yang juga hadir menyampaikan bahwa Dermaga Tawun dengan luas lahan satu hektar lebih ini adalah dermaga yang digunakan untuk penyeberangan menuju 14 Gili di Lombok Barat.
"Pembangunannya akan dimulai minggu depan, dengan beberapa bangunan. Yaitu mulai dari fasilitas ruangan untuk check in, hingga shelter bagi pengunjung," terang Faozal.
Untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar, Faozal menjelaskan dermaga menyiapkan kios-kios yang berjejer rapi.
"Ini digunakan masyarakat untuk berjualan serta dilakukannya pembenahan di beberapa titik dermaga Tawun," tegas Faozal.
Bupati Lombok Barat, H Fauzan Khalid selaku penanggung jawab wilayah destinasi ini mengatakan, destinasi ekowisata mangrove di Sekotong ini merupakan masa depan Kabupaten Lombok Barat. Karena potensi alamnya yang luar biasa.
"Banyak hal yang harus disiapkan oleh pemerintah terutama penataan lingkungan dan menyediakan fasilitas pendukung," ucap Fauzan, menegaskan bahwa Pemda telah menyiapkan Peraturan Bupati tentang penataan destinasi.
Lanjut kata Fauzan, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat telah mengembangkan 57 desa Wisata yang dijadikan sebagai prioritas. Dan semua desa wisata tersebut secara bertahap akan dilakukan digitalisasi. Sehingga website-nya akan tersambung dengan website Dispar Lombok Barat.
Reporter: Humas NTB
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4638 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan