Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Ketua BTB : Nyepi Tidak Dikomersilkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Keresahan masyarakat atas komersialisasi Nyepi melalui paket-paket wisata yang dipromosikan sejak awal Februari, langsung dijawab oleh Ketua Bali Tourism Board, Ida Bagus Ngurah Wijaya.
Ngurah Wijaya yang ditemui di kantornya sore tadi mengaku maraknya paket Nyepi ini terkait dengan momen tahunan yang sangat jarang diperoleh. Terlebih lagi Hari Raya Nyepi ini hanya dirayakan secara besar-besaran di Bali.
“Ini kan momen yang jarang sekali didapat oleh para pengusaha hotel, dan rupanya mereka jeli dengan peristiwa ini. Oleh karena itu, paket Nyepi setiap tahun selalu banyak dijual,” ujarnya.
Ketika ditanya tentang ulah hotel-hotel nakal yang sering mengajak tamunya berkeliling kota untuk menikmati suasana Bali yang benar-benar sepi, Wijaya dengan tegas menyatakan tindakan tersebut merupakan tindakan yang bersifat melecehkan. “Itu sama saja dengan melecehkan Hari Raya Hindu.
Oleh karena itu, Pemprov Bali sudah jauh-jauh hari menghimbau para pengusaha pariwisata, agar tidak mengajak tamunya berkeliling kota saat Nyepi nanti,” lanjutnya. Ketika ditanya apakah paket Nyepi ini merupakan sebuah bentuk komersialisasi hari raya, Wijaya secara tegas membantahnya. Menurutnya, hotel-hotel hanya memanfaatkan momen yang jarang terjadi.
“Sama halnya dengan saat tahun baru atau Natal, itu kan momen hanya datang setahun sekali. Jadi ini sama sekali bukan sebagai bentuk komersialisasi hari raya. Para pengusaha hanya memanfaatkan momen-momen kebudayaan yang terjadi menjelang dan sesudah Nyepi,” kelit Wijaya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3240 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 731 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman