Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Ketua DPRD Tabanan Dampingi Bupati Sanjaya Saat Uleman Karya Dewa Yadnya Desa Adat Cepik
beritabali/ist/Ketua DPRD Tabanan Dampingi Bupati Sanjaya Saat Uleman Karya Dewa Yadnya Desa Adat Cepik.
BERITABALI.COM, TABANAN.
Ketua DPRD Tabanan I Made Dirga mendampingi Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya saat memenuhi uleman krama Desa Adat Cepik. Desa Tajen, Kecamatan Penebel Minggu, (21/4).
Keduanya menghadiri undangan persembahyangan upacara Ngenteg Linggih, Mamungkah dan Tawur Balik Sumpah Madya di Pura Dalem lan Prajapati Desa Adat Cepik.
Selain dua pimpinan daerah ini, tampak juga mengikuti persembahyangan saat itu, Perwakilan PJ Gubernur Bali, salah satu Anggota DPRD Bali, dan anggota DPRD Tabanan, sekda, jajaran pimpinan OPD terkait, Camat Penebel, Perbekel, Bendesa Adat serta tokoh masyarakat dan krama adat setempat yang nampak semangat bergotong-royong membangun Yadnya.
“Saya sangat senang melihat warga atau krama adat semangat dalam melaksanakan kegiatan upacara. Semoga kita semua diberikan keselamatan dan kesuksesan,” ujar Made Dirga.
Ia juga berharap agar masyarakat terutama tokoh-tokohnya senantiasa menjalin komunikasi dengan pimpinan daerah sehingga segala kegiatannya dapat diperhatikan dan mendapatkan bantuan.
“Memang pemerintah daerah sebagai pengayom masyarakat, kami berharap tetap terjalin komunikasi yang baik,” ujarnya.
Acara Ngenteg Linggih yang puncaknya jatuh pada Anggara Kasih Tambir, (23/4) tersebut merupakan bentuk kerjasama dan cerminan gotong-royong krama setempat yakni 197 KK dengan urunan per/KK sebesar 2,8 juta rupiah.
Selain itu, pelaksanaan upacara Dewa Yadnya ini juga terdapat bantuan dari Pemprov Bali dan Pemda Kabupaten Tabanan serta sumbangan dari para donatur.
Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Sanjaya sampaikan apresiasinya atas pelaksanaan upacara mamungkah lan Ngenteg Linggih yang telah diwujudkan oleh krama Desa Adat Cepik dengan penuh semangat tulus ikhlas membangun yadnya di salah satu Pura Kahyangan di Desa tersebut.
“Membangun yadnya niki, kawangun dari diri, tujuannya apa, tiang sering berdiskusi dengan tokoh-tokoh agama di Tabanan, dan tokoh agama Hindu di Bali sering menyampaikan kepada titiang, salah satu yang merekatkan agama Hindu di Bali, biar tidak nanti luntur pelestarian adat, agama dan budayanya. Adalah apa, khayangan patut kita berterimakasih kepada leluhur-leluhur kita, yang bisa menyatukan kita, dimana yang bisa menyatukan kita umat hindu di Bali ini, pura Kahyangan,” ujar Sanjaya.
Editor: Redaksi
Reporter: DPRD Tabanan
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan