Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Liga Arab Bergerak Usai Israel Serang Al Aqsa, PM Netanyahu Buka Suara
beritabali.com/cnnindonesia.com/Liga Arab Bergerak Usai Israel Serang Al Aqsa, PM Netanyahu Buka Suara
BERITABALI.COM, DUNIA.
Negara-negara Liga Arab segera bergerak untuk menggelar rapat darurat pada Rabu (5/4), membahas insiden polisi Israel menyerang masjid Al Aqsa, Yerusalem timur, Rabu subuh waktu setempat.
Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu bukan suara menanggapi reaksi keras negara-negara Liga Arab tersebut.
Netanyahu kemudian berjanji akan meredakan situasi usai insiden serangan polisi Israel ke dalam masjid Al Aqsa dan sempat menyebabkan bentrokan massa, seperti dikutip dari The Times of Israel.
PM yang sempat didemo warga Israel itu menyatakan akan tetap,"menjaga status quo dan meredakan tensi."
Netanyahu dalam akun Twitternya mengunggah video seorang pria yang diklaim sebagai warga Palestina mengungkapkan kesaksian di dalam masjid bahwa insiden itu dipicu oleh para pemuda bertopeng.
Pemuda itu mengatakan membarikade dan mengunci gerbang masjid Al Aqsa dan tidak memperbolehkan satu jemaah pun keluar.
The Times of Israel memberitakan, polisi menerangkan bahwa pria bertopeng yang mereka sebut sebagai agitator itu ogah keluar meski sudah diminta dan dibujuk untuk tinggalkan masjid.
Polisi Israel pun mengklaim terpaksa merangsek masuk ke masjid untuk menangkap para pemuda berpenutup wajah tersebut.
Para pemuda itu disebut pihak polisi Israel kemudian melempar petasan dan batu ke arah petugas. Situasi memaksa polisi Israel melakukan tindakan tegas.
Netanyahu kemudian mendukung tindakan kepolisian negaranya yang dinilai berusaha menjaga keamanan dan ketertiban di dalam masjid Al Aqsa.
"Israel berkomitmen untuk menjaga kebebasan dalam beribadah, akses bebas bagi semua agama, dan status quo untuk Temple Mount (Al Aqsa), serta tidak akan membiarkan kekerasan ekstremis mengubah ini," ujar Netanyahu.
Sebelumnya, Yordania berinisiatif mengajak negara-negara Liga Arab untuk rapat darurat menanggapi insiden serangan polisi terhadap masjid Al Aqsa.
Pemerintah Yordania menilai Israel justru telah melanggar status quo sesuai hukum internasional dengan melakukan serangan ke dalam masjid Al Aqsa di mana menjadi hak dan tanggung jawab Yordania untuk menjaganya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun