Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 26 Mei 2026
Lima Produk Swedia di Indonesia Terancam Boikot, dari IKEA Hingga H&M
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Pemerintah Swedia dikecam komunitas negara muslim setelah insiden pembakaran Al Quran terjadi di negara tersebut, Sabtu, 21 Januari 2023. Kabar pembakaran kitab suci itu pun sampai di Indonesia, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia. Akibatnya ramai seruan boikot terhadap daftar produk Swedia di Indonesia.
Padahal, negara maju di Skandinavia itu memasok sebagian kebutuhan tanah air. Kita tentu tak asing dengan merek furnitur IKEA dan vaksin Covid-19, Astra Zeneca. Dua contoh produk yang dihasilkan di Swedia.
Seperti diketahui, pembakaran Al Quran dilakukan oleh Pemimpin Politik Denmark-Swedia, Rasmus Paludan dalam aksi demonstrasinya di depan Kedutaan Besar Turki. Paludan yang juga menjabat Kepala Partai Politik Sayap Kanan Denmark Starm Kurs itu membakar Al Quran setelah menyampaikan pemikiran remeh soal imigran muslim di Swedia. Pemikirannya soal kaum muslim dianggap sebagai langkah kebebasan berekspresi, bukan penghinaan terhadap agama tertentu.
Setelah aksinya diketahui dunia, produk-produk Swedia yang telah terekspansi secara global terancam diboikot. Berikut daftar produk Swedia yang ada di Indonesia.
1. IKEA
IKEA merupakan produsen perlengkapan rumah yang berdiri sejak 1943 di Swedia. Pengembang pertamanya adalah Ingvar Kamprad. Saat ini IKEA memiliki lebih dari 400 gerai yang tersebar di lebih dari 50 negara. Produk-produk IKEA menjadi andalan salah satunya karena sangat lengkap menjawab kebutuhan.
2. AstraZeneca
Saat pandemi Covid-19 melanda di seluruh dunia, Astra Zeneca menjadi salah satu vaksin yang diandalkan. Program vaksinasi massal pemerintah Indonesia juga menggunakan Astra Zeneca sebagai salah satu vaksinnya.
3. Spotify
Spotify menawarkan layanan berselancar musik dalam jaringan lewat telepon pintar. Pengguna berlangganan yang jumlahnya mencapai 170 juta bahkan tak perlu terganggu dengan iklan ketika menikmati layanan ini. Aplikasi berlogo hijau tersebut pertama kali dikembangkan pada 2006 oleh dua warga Swedia, Daniel Ek dan Martin Lorentzon.
4. Ericsson
Masih ingat ponsel bermerek Sony Ericsson yang populer di tanah air pada 2000-an? Ponsel yang bersaing ketat dengan Nokia saat itu ternyata adalah buatan ahli teknologi dari Swedia. Lars Magnus Ericsson memulai proyek perusahaan teknologinya di ibu kota Stockhom sampai kini tersebar di seluruh dunia.
5. H&M
Produk fashion HnM yang terkenal ke seantero dunia juga berasal dari Swedia. Di Indonesia HnM adalah brand kelas atas dengan harga ratusan ribu untuk sepotong bajunya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pengendara Scoopy Tewas Terlindas Mobil di Mengwi Badung
Dibaca: 2146 Kali
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1991 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1476 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 1362 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli