Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Limbah Tes Antigen Diduga Kotori Selat Bali
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ada ribuan limbah medis rapid tes antigen kits dibuang di laut. Ribuan limbah bekas alat tes antigen itu ditemukan berserakan di sepanjang pantai Selat Bali. Diduga, limbah medis ini sengaja dibuang.
Sampah yang tergolong berbahaya ini viral beberapa hari ini di Banyuwangi. Dua video viral mengabadikan banyaknya sampah medis itu berserakan di sepanjang pantai Selat Bali.
Dua video merekam adanya sampah medis bekas rapid test antigen penumpang yang akan menyeberang ke Bali. Video pertama berdurasi 30 detik menunjukkan adanya rapid test kits yang terdiri dari ribuan cotton buds rapid test antigen mengambang. Sementara video kedua, terdapat beberapa rapid test antigen kits yang dibuang dan dibakar di pinggir pantai.
Perekam video, Danil mengaku mengabadikan banyaknya sampah medis bekas rapid test antigen mengambang di sepanjang pantai pada hari Minggu (30/1). Sampah medis itu ditemukan di sepanjang pantai di depan Terminal Sritanjung, Desa Ketapang, Kalipuro, Banyuwangi.
"Jumlahnya lumayan banyak, mungkin ada ribuan. Sangat memprihatinkan," kata Danil, kepada detikJatim, Senin (31/1/2022).
Diakui Danil, di sekitar lokasi pembuangan sampah medis itu banyak berdiri kios-kios klinik yang menyediakan rapid test antigen. Bisa dimungkinkan alat-alat bekas pendeteksi COVID-19 itu sengaja dibuang ke laut.
Danil berharap tidak ada lagi aksi buang limbah medis ke laut. Sebab, berbahaya bagi lingkungan, termasuk warga di sekitar pesisir. Kebetulan, di sekitar lokasi sedang menjamur jasa rapid test.
"Di bawah itu kan ada usaha saya budidaya terumbu karang. Sampah-sampahnya itu menempel di terumbu karang," kata Danil kepada detikJatim, Senin (31/1/2022).
Polisi langsung menelusuri asal-usul limbah medis tes antigen yang mencemari Selat Bali atau laut di sekitaran Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Polisi bakal menyelidiki dari mana sampah tersebut berasal dan siapa oknum yang membuang sembarangan itu.
Polresta Banyuwangi langsung menurunkan Satuan Polairud ke lokasi di mana sampah tersebut dibuang dan mencemari laut. Yakni di depan terminal Sritanjung, masuk kawasan pesisir Dusun Kapuran, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro.
"Begitu video tersebut viral dan ramai di pemberitaan, Satpolairud langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan," kata Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Nasrun Pasaribu.
Selain tersebar di laut, sebagian di antaranya limbah medis sudah dibakar. Namun hingga saat ini belum diketahui siapa yang membakar sampah berbahaya tersebut.
"Sebelumnya kita pastikan dahulu. Kita bekerjasama dengan pihak terkait untuk menelusuri hal tersebut. Sementara ini kita mengumpulkan temuan-temuan di lokasi," katanya. (sumber : Detik.com)
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4718 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2162 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1787 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1213 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun