Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Lumpur Menyembur di Tiga Titik Sawah Warga, Teksturnya Seperti Jeli
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Fenomena alam munculnya lubang lumpur membuat geger warga Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, Gresik, Minggu (30/5/2021). Lubang lumpur itu muncul di tiga titik berbeda.
Lubang ini terus mengeluarkan lumpur selama tiga hari. Bahkan imbas dari luberan lumpur itu memenuhi sebagian tanaman warga. Pemilik lahan yang panik akhirnya melaporkan kejadian ini ke pemerintah desa setempat.
Kendati demikian, lumpur tidak mengandung bau gas. Pemilik lahan Wahyuddin Kamal mengaku semula lubang itu dianggap biasa saja.
Namun ia mulai khawatir karena semburan lumpur itu keluar selama tiga hari. Ada tiga lubang berbeda yang mengeluarkan lumpur serupa.
"Pertama di sawah, kedua di jalan tambak atau galangan, ketiga di pinggir kali," katanya, saat dikonfirmasi.
Tidak mau terjadi apa-apa, Kamal meminta kepada pemerintah agar segera memeriksa lubang tersebut. Ia khawatir jika lubang lumpur itu mengandung bahaya. Ditambah, luberan lumpur sudah memenuhi sebagian sawahnya.
"Tidak berbau apa-apa, selama tiga hari ini kadang keluar kadang tidak. Kalau dipegang teksturnya kayak jeli," bebernya.
“Saya berharap pemerintah segera turun mengecek memestikan kejadian ini dan sekaligus kandungan lumpur yang keluar,” tambahnya.
Sementara itu, Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Gresik Baktiar Gunawan, mengaku baru menerima informasi tersebut. Ia menuturkan akan melakukan pengecekan di lapangan.
"Saya cek ke teman-teman dulu ya, belum tahu kondisi lapangan," katanya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan