Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 11 Agustus 2026
Masalah Keluarga Picu Pelaku Penganiayaan Pecalang di Munggu
Minggu, 8 September 2019,
23:50 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Setelah kasusnya dilaporkan, Rabu (4/9/2019) lalu, Tim Satreskrim Polres Badung meringkus penganiaya Pecalang Dewa Made Nila Arta (51), yakni ND di rumahnya di Desa Sading, Mengwi, Badung, Jumat (6/9/2019) lalu.
[pilihan-redaksi]
Menurut Kasat Reskrim AKP Laorens Rajamangapul Haselo setelah mendalami kasus penganiayaan yang dilaporkan korban, pihaknya kemudian memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian, termasuk korban. Nah, dari keterangan korban inilah terungkap bahwa kasus penganiayaan itu diduga berawal dari masalah keluarga.
Menurut Kasat Reskrim AKP Laorens Rajamangapul Haselo setelah mendalami kasus penganiayaan yang dilaporkan korban, pihaknya kemudian memeriksa beberapa saksi di lokasi kejadian, termasuk korban. Nah, dari keterangan korban inilah terungkap bahwa kasus penganiayaan itu diduga berawal dari masalah keluarga.
"Jadi, antara korban dan salah seorang keluarganya, berinisial Dewa KM alias Dewa T, masih ada hubungan saudara dekat. Sempat terjadi salah paham antar keduanya saat ngayah di Jalan Setra Gandamayu, Munggu, Mengwi, Badung. Itu sehari sebelum penganiayaan, yakni Selasa (3/9)," bebernya, Minggu (8/9).
Namun, pelaku Dewa KM ternyata masih menyimpan dendam dengan korban. Nah keesokan harinya, yakni Rabu (4/9), saat korban sedang ngayah sebagai pecalang di pinggir jalan, pelaku Dewa KM menyuruh pelaku ND untuk menarik tangan korban dan diajak ke tempat sepi.
Tapi rupanya korban menolak hingga akhirnya pelaku ND geram. Dia lalu menyeret korban dengan menarik paksa serta membanting pria paruh baya itu hingga tersungkur. Tak hanya itu, pelaku juga menginjak tubuh korban yang mengalami beberapa luka-luka serius. Bahkan HT pecalang itu dibanting hingga rusak.
“Dari keterangan Dewa KM tidak ada menyuruh pelaku ND untuk menganiaya korban," terang perwira asal Papua ini.
[pilihan-redaksi2]
Setelah menganiaya korban, pelaku kabur dan bersembunyi di wilayah Sading, Mengwi, Badung. Selanjutnya, pelaku ditangkap Tim Satreskrim Polres Badung, Jumat (6/9/2019). Terungkap, kasus penganiayaan ini tidak ada kaitannya dengan status korban sebagai seorang pecalang. "Dewa KM masih dijadikan saksi dan keterlibatannya masih didalami," tegasnya.
Setelah menganiaya korban, pelaku kabur dan bersembunyi di wilayah Sading, Mengwi, Badung. Selanjutnya, pelaku ditangkap Tim Satreskrim Polres Badung, Jumat (6/9/2019). Terungkap, kasus penganiayaan ini tidak ada kaitannya dengan status korban sebagai seorang pecalang. "Dewa KM masih dijadikan saksi dan keterlibatannya masih didalami," tegasnya.
Sebelumnya, Dewa Made Nila Arta (51) mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Badung Rabu (4/9/2019) lalu, untuk melaporkan kasus penganiayaan yang dialaminya. Dia mengaku dianiaya di Jalan Setra Ganda Mayu Banjar Pemaron, Munggu, Badung, Rabu (4/9/20190 sekitar pukul 13.30 WITA.
Aksi penganiayaan terhadap pria asal Banjar Pemaron, Munggu, Mengwi, Badung, terjadi saat korban masih mengenakan pakaian pecalang. Korban rencananya sedang ngayah di banjar karena ada upacara pengabenan. Akibat penganiayaan itu, korban jatuh tersungkur ke aspal dengan luka memar di tubuhnya. (bbn/Spy/rob)
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
02
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2258 Kali
03
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
04
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
05
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026