Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Masyarakat Bali Diminta Waspada Dampak Cuaca Ekstrem
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Provinsi Bali meminta masyarakat Bali untuk mewaspadai dampak cuaca ekstrem dan berhati-hati dalam beraktivitas di tengah kondisi cuaca di berbagai wilayah di Bali akhir-akhir ini.
Hal ini disampaikan Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali Made Rentin dalam rilis resminya di Denpasar, Jumat (15/3).
“Masyarakat diimbau agar tetap waspada dampak cuaca ekstrem seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang,” ujarnya.
Ia menambahkan masyarakat umum, nelayan, dan pelaku kegiatan wisata bahari mewaspadai potensi angin kencang dan tinggi gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter di perairan sekitar Bali.
“Selalu memperhatikan informasi yang valid dari instansi yang berwenang,” pintanya.
Menurut Rentin, berdasarkan informasi Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III, pada tanggal 14-16 Maret 2024, potensi turun hujan dengan intensitas sedang hingga lebat terdapat di seluruh kabupaten/kota se-Bali. Selanjutnya tanggal 17 - 20 Maret 2024 masih ada potensi hujan ringan hingga sedang di seluruh kabupaten/kota se-Bali.
“Potensi curah hujan tinggi tersebut dapat menyebabkan terjadinya bencana hidrometeorologi seperti potensi longsor, banjir bandang, banjir dan genangan pada dataran rendah di kawasan perumahan maupun lahan pertanian/perkebunan dan berpotensi menyebabkan kerusakan pada tanaman pertanian/perkebunan,” ujarnya.
BBMKG juga menyampaikan Analisis Bibit Siklon Tropis 91S (kisaran kecepatan 65 km/jam), 94S (kisaran kecepatan 37 km/jam) dan 93P (kisaran kecepatan 37 km/jam) di Samudra Hindia mengakibatkan dampak tidak langsung seperti gelombang laut dengan ketinggian sedang (1.25 - 2.5 m) di perairan sekitar Bali seperti Selat Bali bagian selatan, Selat Badung, Selat Lombok dan Laut Bali.
Rentin meminta masyarakat untuk menyimpan nomor penting untuk berjaga-jaga dalam keadaan darurat bencana. Diantaranya nomor BPBD Provinsi Bali (0361-251177 atau 085792240799), BPBD Kab. Badung (08113894000), BPBD Kab. Gianyar (0361-8598447/ 4795632 atau 08113884353), BPBD Kab. Bangli (0366-91448), BPBD Kab. Karangasem (0363-22173 atau 08123711174), BPBD Kab. Klungkung (0366-21047/23000), BPBD Kab Tabanan (0361-811171), BPBD Kab. Jembrana (0365-41166 atau 082145730669), BPBD Kab. Buleleng (0362-23022), BPBD Kota Denpasar (0361-223333 atau 081236706882), PMI Prov. Bali (0361-483465 atau 081339474681), Basarnas Bali (0361-703300/705536 atau 081138115115), BMKG WIL III Denpasar (0361-751177).
Birokrat asal Mengwi ini menghimbau kepada masyarakat untuk waspada terhadap dampak cuaca saat ini. “Yang sedang di jalan agar berhati-hati dengan tanah longsor dan pohon tumbang. Yang beraktivitas di laut agar waspada gelombang pasang dan angin kencang,” tutupnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Bali
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5435 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2294 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1091 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan