Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Masyarakat Resah Paket Wisata Nyepi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Maraknya penjualan paket Nyepi oleh pihak pengelola pariwisata ternyata mulai dipandang sebagai salah satu bentuk komersilisasi terhadap perayaan agama.
Masyarakat yang ditemui Beritabali.com mengaku resah dengan perilaku hotel-hotel berbintang yang sedang berlomba-lomba mempromosikan paket wisata Nyepi.
Putu Adnyana, salah seorang warga Denpasar mengaku terusik dengan perilaku hotel-hotel berbintang.
Pasalnya, Ia khawatir hotel-hotel yang bandel, akan mengajak tamunya berkeliling kota untuk menikmati suasana Nyepi.
“Siapa tahu ada hotel yang membandel dan tidak memperdulikan surat edaran dari Pemprov. Kalau mereka mengajak tamunya keliling kota atau desa untuk menikmati suasana nyepi, itu kan sangat mengganggu kami saat melakukan catur brata,” ujar Adnyana.
Komentar serupa juga dilontarkan oleh Kadek Sri Hariyani. Ibu rumah tangga yang tinggal di bilangan Kesiman ini mengaku sering melihat wisatawan asing maupun domestik yang berkeliaran di jalan raya saat Ia merayakan Nyepi di kawasan Ubud beberapa tahun lalu.
“Waktu saya Nyepi di Ubud, saya pernah lihat turis asing dan wisdom yang lewat di depan rumah saya sama keluarganya. Kalau begini, artinya hotel-hotel di Bali sudah mulai mengkomersilkan Hari Raya Nyepi. Ini tentu masih sangat meresahkan kami,” tandas Sri.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3240 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 731 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman