Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 April 2026
Nakes di Banyuwangi Bertugas di Pelosok Desa: Bisa Nolong Orang itu Senang
BERITABALI.COM, BANYUWANGI.
Membonceng Bupati Banyuwangi Ipuk FiestiandaniNur, seorang tenaga kesehatan, Alfi Hidayati tampak serius dan penuh konsentrasi mengendarai sepeda motor bebeknya.
Melewati jalanan sempit dan berliku menuju Kantor Desa di Desa Jambewangi, Kecamatan Sempu yang menjadi tempatnya bertugas.
“Saya ingin merasakan langsung bagaimana perjuangan para tenaga kesehatan yang harus menempuh medan yang tak mudah untuk memberikan layanan kepada warga di pelosok desa,” ungkap Ipuk, Sabtu (25/2/2023).
Nur Alfi merupakan salah satu tenaga kesehatan di Puskesmas Sempu. Ia bersama kawannya yang lain dibekali sepeda motor untuk memberikan layanan home visit bagi warga sakit yang rumahnya jauh dari fasilitas kesehatan. Mereka ini tergabung dalam Tim CHIPS, Calon Harapan Insan Penghuni Surga.
“Kalau dibilang capek, ya capek. Tapi ini kan bagian dari tanggung jawab kami, kalau bisa nolong orang itu senang," ungkap Alfi kepada Ipuk.
Secara geografis, Desa Jambewangi sangat luas. Kerapkali, Alfi harus datang ke rumah warga di dusun yang terletak di dalam hutan di lereng Gunung Raung. Karena di dalam wilayah hutan, rute yang dilewati adalah jalan makadam.
“Tantangan tersendiri saat hujan deras. Harus hati-hati karena jalanan licin,” tuturnya. “Apalagi, kalau jalannya menanjak. Kita harus turun jalan kaki.”
Ipuk mengapresiasi perjuangan Alfi dan Tim CHIPS lainnya. Menurutnya, dedikasi mereka tidak semata tuntutan pekerjaan. Tapi, juga didorong oleh rasa kemanusiaan yang tinggi.
“Trenyuh saya mendengar cerita perjuangan mereka. Semoga tercatat sebagai amal ibadah di sisi Tuhan,” ungkap Ipuk.
Ipuk mengungkapkan, bahwa pemkab Banyuwangi terus berupaya untuk memperbaiki infrastruktur di daerah-daerah pinggiran guna mempermudah akses layanan dasar masyarakat.
“Kami mengupayakan pembangunan infrastruktur di daerah-daerah pinggir ini, selagi secara regulasi memungkinkan,” terang Ipuk.
Di Desa Jambewangi sendiri, imbuh Ipuk, telah dilakukan perbaikan infrastruktur. Pada tahun ini, ada 35 lebih proyek fisik di pelosok-pelosok Jambewangi, termasuk perbaikan dan pembangunan jalan.
“Secara bertahap juga akan dilakukan di berbagai tempat lainnya di Banyuwangi,” tegas Ipuk.
Program CHIPS yang telah dijalankan sejak 2017 ini merupakan bagian dari layanan kesehatan secara mobile. Nakes yang bertugas akan meluncur ke lokasi menggunakan armada motor yang telah dimodifikasi dengan membawa berbagai peralatan dan obat-obatan.
Kepala Puskesmas Sempu Hadi Kusairi menjelaskan nakes akan memeriksa pasien, memberikan obat gratis, dan pemantauan rutin. Bahkan jika memang perlu perawatan lebih, ambulans akan didatangkan untuk membawa pasien ke puskesmas maupun rumah sakit.
“Kelilingnya sesuai jadwal perawatan pasien atau ada laporan warga. Rumah pasien kita tempeli stiker nomor petugas, kalau ada yang perlu ditangani, warga bisa segera melapor," jelas Hadi.
Hadi menjelaskan, CHIPS khusus melayani masyarakat miskin. Tidak hanya pelaporan kesehatan, namun juga masalah sosial. "Misalnya, penyediaan jamban bersih hingga bedah rumah kita laporkan juga ke desa dan kecamatan,” ujarnya
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3746 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1681 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang