Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 7 November 2026
Pasokan Listrik PLTN Ukraina Pulih Usai Andalkan Generator
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Zaporizhzhia, Ukraina yang kini dikuasai Rusia telah kembali mendapatkan pasokan listrik eksternal. Badan Energi Atom International (IAEA) mengatakan pada Sabtu (8/10) bahwa PLTN terbesar di Eropa itu telah kehilangan jalur pasokan listrik terakhir karena penembakan.
PLTN mengandalkan generator diesel untuk operasional seperti mendinginkan reaktor.
"Setelah hampir dua hari mengoperasikan pompa pendingin darurat dari zona aktif reaktor dengan daya dari generator diesel, staf operasional memulihkan rejimen normal untuk menyalakan kebutuhan pembangkit listrik dari sistem energi Ukraina," kata Energoatom, perusahaan nuklir Ukraina, diberitakan Reuters, Minggu (9/10).
Rafael Grossi, Kepala IAEA, yang memiliki dua pengawas di PLTN itu mengonfirmasi pasokan listrik telah dipulihkan.
"Tim kami di #Zaporizhzhya mengonfirmasi bahwa saluran listrik yang hilang kemarin sudah direstorasi & #ZNPP terhubung kembali ke jaringan - kelegaan sementara dalam situasi yang masih tidak dapat dipertahankan," kata Gross di Twitter.
Pasukan Rusia sudah menduduki PLTN Zaporizhzhia sejak mulai menginvasi Ukraina pada Februari lalu. Meski demikian operator Ukraina tetap berada di lokasi.
Rusia dan Ukraina telah saling menyalahkan atas penembakan di lokasi PLTN itu yang sudah merusak bangunan dan menimbulan kekhawatiran potensi bencana nuklir. Listrik telah dipadamkan di PLTN beberapa kali sejak Agustus.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Luka Batin, Cinta, dan Kebuntuan Hidup
Dibaca: 653 Kali
Kronologi Pria Ditemukan Tewas Tergantung Pohon di Legian
Dibaca: 539 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan