Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Pelaku Wisata Minta Tidak Ada Karantina bagi Wisman ke Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Dengan dibukanya penerbangan ke Bali oleh Pemeritah, hal ini menjadi angin segar bagi pelaku di Industri Pariwisata di Bali.
Seperti yang diungkapkan Ketua Indonesian Chef Association (ICA) Badan Perwakilan Cabang (BPC) Badung, I Made Suarsa. Ia menyampaikan, memang saat ini dinilai telah ada tanda bergeliat yang tidak hanya dirasakan sektor pariwisata. Namun, juga tentu akan berimbas juga pada sektor lainnya.
"Betul, dari pengamatan saya, di satu sisi telah ada tanda-tanda kehidupan khususnya di pariwisata tentunya akan berdampak juga nantinya ke sektor lainnya," jelasnya Jumat (15/10) di Badung.
"Mudah-mudahan setelah dibukanya border Bali pariwisata akan semakin membaik. Sekarang hanya Wisdom yang "menyerang" Bali," ucapnya.
Akan tetapi di sisi lain, menurutnya, ada kendala juga khususnya Wisman yang akan liburan ke Bali harus dikarantina selama 5 hari. Hal tersebut, kata dia, dapat dipertimbangkan juga oleh pihak pemerintah Bali khususnya.
"Dari 5 bisa karantina 2 hari, tidak mungkinlah wisman tersebut isolasi sampai 5 hari sedangkan liburannya aja rata-rata seminggu," katanya.
Ia menambahkan, mudah-mudahan Pemerintah dapat menganulir keputusan karantina dari 5 hari menjadi 2 hari bahkan jika bisa tidak ada karantina lagi ketika sudah di Bali.
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4524 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2338 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1604 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1045 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun