Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Pemberitaan Jangan Terlalu Dibesar-besarkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Panglima Kodam IX/Udayana, Mayjen TNI GR Situmeang meminta kepada wartawan untuk tidak membuat berita yang dibesarkan-besarkan apalagi tendensius. Melainkan harus sesuai dengan fakta yang ada di lapangan.
Jenderal bintang dua ini mencontohkan dengan kejadian peledakan di Jalan Gatot Subroto Denpasar, ada yang menyiarkan sebagai ledakan high explosive (berdaya ledak tinggi, red), padahal dari hasil pengecekan Kapolda Bali (Irjen polisi Paulus Purwoko, red) ledakan itu berskala low explosive (berdaya ledak rendah,red).
“Jadi, saya pikir jangan diberitakan high explosive kalau kenyataannya low explosive,” ujar Pangdam Mayjen TNI GR Situmeang dalam acara coffee morning dengan jajaran Pemimpin Redaksi Media Cetak dan Elektronik serta wartawan se-Bali, di Makorem 163/Wirasatya Denpasar, Selasa (19/2).
Menurut Pangdam, pemberitaan yang sampai ke luar negeri itu bisa berpengaruh pada kunjungan wisatawan, apalagi ada negara sampai mengeluarkan ‘travel warning’. Pada gilirannya akan berdampak juga pada masyarakat di Bali.
Pada prinsipnya, Pangdam setuju penulisan berita sesuai yang ada di lapangan. “Fakta di lapangan siarkanlah. Saya kira itu juga cukup membuat korannya laku, jadi tidak perlu membuat berita yang dibesar-besarkan,” harap Pangdam.Kalau misalnya ada yang kurang jelas, dipersilakan menghubungi atau mengkonfirmasikan ke kepolisian.
Reporter: bbn/sss
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3233 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 730 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 677 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman