Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 28 Agustus 2026
Pengantin Perempuan Sebut Nama Pria Lain Saat Minta Restu
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Momen haru meminta restu berubah jadi tawa gara-gara pengantin perempuan yang salah menyebut nama suami. Hal ini terlihat dari video yang diunggah di TikTok.
Pada video tersebut terlihat pengantin perempuan tengah meminta restu pada orangtua. Momen tersebut adalah momen haru di mana penganitin perempuan mengucapka permintaan restu sambil meneteskan air mata.
"Assalamualaikaum, bapak dan ibu pada saat ini saya memohon izin, mohon restu, tolong dinikahkan, diwalikan," ucap pengantin perempuan tersebut sambil menahan tangis.
"Dengan kekasih saya yang bernama, Slamet Wiyono," tambahnya. Penyebutan nama tersebut sontak membuat semua tamu undangan kaget termasuk pengantin laki-laki.
Pasalnya nama tersebut bukanlah nama dari pengantin laki-laki. Nama yang ia sebutkan adalah nama mertuanya, sehingga pengantin perempuan tersebut buru-buru mengoreksi dan membuat para tamu tertawa.
"Eh maaf, Ferry Yuwono Bin Slamet Wiyono," koreksi pengantin perempuan sambil menahan tawa.
Video tersebut tentu mendapatkan berbagai respons dari warganet.
"Untung itu nama bapak mertua, kalau nama mantan bisa-bisa enggak jadi nikah," komentar warganet.
"Enggak jadi sedih tapi bengek," imbuh warganet lain.
"Untung yang salah bilang nama ayah si calon coba kalau cowok lain bisa ribut tuh," tulis warganet di kolom komentar.
"Hadirin lagi terharu malah dibikin tertawa mbak," timpal lainnya.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4718 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2530 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2162 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1787 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1213 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun