Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pengujian Vaksin Ebola Sukses 100%
Selasa, 27 Desember 2016,
21:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Conarky. Para peneliti yang beberapa waktu lalu menguji vaksin ebola melaporkan sukses 100% melindungi seseorang dari penyakit mematikan itu.
Sekalipun vaksin tersebut belum disetujui oleh otoritas berwenang, namun penelitian yang dilansir jurnal kesehatan The Lancet itu dinilai sangat efektif.
BACA JUGA:
Bahkan, penelitian yang berlangsung di Guinea itu menyebutkan memiliki persediaan darurat 300 ribu dosis vaksin ebola untuk mencegah wabah merebak kembali.
"Walau ini terlambat bagi mereka yang telah kehilangan nyawa karena epidemi ebola di Afrika Barat, vaksin ini bisa menjadi upaya kita bertahan," kata Marie-Paule Kieny, Asisten Direktur Jenderal Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Bidang Sistem Kesehatan dan Inovasi sekaligus penulis utama laporan riset.
Sejak kasus ebola ditemukan di bekas wilayah Zaire pada 1976, orang-orang telah melakukan berbagai upaya untuk menciptakan vaksin. Semuanya dimulai karena faktor kedaruratan, tetapi usaha itu harus terhenti karena kekurangan dana.
WHO mencatat sekitar 1.600 orang meninggal karena terpapar ebola selama beberapa tahun ini, sehingga menjadi penyakit bereputasi menakutkan.
Pada 2014 lalu, wabah ebola menyerang sekitar 11 ribu orang di Afrika dan menyebar keluar berbagai belahan dunia, sehingga menewaskan beberapa orang di Eropa dan AS.
Serangkaian kejadian itu membuat otoritas berwenang kembali berupaya membuat vaksin yang efektif.
Hasil tes dari uji coba vaksin di Guinea akhirnya dirilis dalam jurnal kesehatan The Lancet edisi Desember 2016.
Meski vaksin itu belum dapat digunakan untuk menghentikan wabah, namun prospek persediaan vaksin sekarang telah membawa optimisme di kalangan ahli kesehatan masyarakat.
BACA JUGA:
Kalangan peneliti sejauh ini menengarai mungkin saja Ebola masih bersarang di berbagai lokasi, semisal pohon dan penularannya dibawa kelelawar.
Para peneliti mengatakan bahwa vaksin baru itu masih memiliki beberapa kelemahan, antara lain bekerja hanya terhadap salah satu dari dua jenis virus Ebola saja, dan ada kemungkinan tidak memberikan perlindungan jangka panjang.
Bahkan, beberapa dari peneliti juga menemukan adanya efek samping bagi pengguna vaksin itu, seperti nyeri sendi dan sakit kepala. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026