Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Penurunan Penduduk Miskin di Klungkung, Bupati Suwirta Sebut Hasil Kerja Keras
Rabu, 24 Januari 2018,
20:51 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menegaskan bahwa penurunan jumlah penduduk miskin di Klungkung merupakan hasil dari kerja keras.Penurunan jumlah penduduk miskin juga hasil kerjasama antara Pemerintah dengan instansi terkait, desa dan masyarakat melalui berbagai kegiatan.
Seperti program bedah desa, bedah rumah dan program aksi inovatif, Gema Santi.“Mari bersama bekerja membantu dan mengentaskan kemiskinan Klungkung dan Bali umumnya,” ujar Suwirta pada keteranganya pada Rabu (24/1/2018) di Klungkung.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali yang menunjukkan jumlah penduduk miskin di Klungkung paling sedikit diantara Kabupaten/kota se-Bali. Jumlah penduduk miskin di Klungkung sebanyak 11.147 orang atau 6,29 persen.
Sesuai potret yang dilakukan mulai bulan Maret 2015 sampai 2017, Kabupaten Klungkung berhasil menurunkan kedalaman kemiskinan (P1), dari sebelumnya 0,78 menjadi 0,33. Sementara keparahan kemiskinan (P2), Klungkung berhasil turun, dari sebelumnya 0,13 dengan garis kemiskinan (GK) Rp 284.789/kapita/bulan menjadi 0,04 dengan GK Rp 299.664/kapita/bulan.
Menurut Sekretaris Daerah Kabupaten Klungkung, I Gede Putu Winastra, Success Story Kabupaten Klungkung menurunkan angka kemiskinan, yakni persentase penduduk bekerja dengan jam kerja rendah relatif sedikit. Dimana penduduk Klungkung yang bekerja dibawah atau kurang dari 35 jam perminggu semakin sedikit atau sebesar 28,90 persen. “Itu artinya penduduk Klungkung yang bekerja diatas 35 jam perminggu semakin meningkat,” ujar Sekda Putu Winastra.
Menurunnya angka kemiskinan ini tidak terlepas dari pertumbuhan ekonomi Kabupaten Klungkung, berada diatas pertumbuhan ekonomi Provinsi Bali yang berimbas pada peningkatan pendapatan perkapita. Menurut Sekda Putu Winastra, hal ini juga tidak terlepas dari kebijakan pembangunan, khusunya dari APBD Kabupaten Klungkung.
Dimana dalam struktur APBD, proporsi belanja pegawai lebih sedikit dibandingkan proporsi belanja publik. Meningkatnya proporsi belanja publik ini meliputi perbaikan disektor pertanian, perbaikan dan pembangunan pasar desa, perbaikan infrastruktur yang berpengaruh terhadap perekonomian dan lainnya.
“Kalau pertumbuhan ekonomi meningkat, pendapatan masyarakat meningkat menjadi pendapatan diatas kebutuhan. Dengan kedalaman dan keparahan yang turun, berarti pemerataannya bagus,” ujar Birokrat asal Tabanan ini.
Berita Klungkung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026