Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Peradah dan KMHDI : "Pemerintah Segera Keluarkan Perpu Bubarkan Ormas Radikal"
Jumat, 7 Juli 2017,
10:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denppasar. PERADAH (Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia) dan KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) dengan tegas dan lantang meminta pemerintah membubarkan Ormas yang bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara menyusul maraknya Organisasi Masyarakat (Ormas) yang melakukan aktivitas yang diduga bertentangan dengan Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, UUD RI 1945, dan NKRI.
Wecana pembubaran ormas Radikal tersebut juga mengemuka dalam diskusi Publik bertema “Save NKRI, Tolak Ormas Radikal Anti Pancasila” yang digelar di Kantor DPD RI Provinsi Bali tepatnya di Jalan Cok Agung Tresna, Denpasar, Kamis, (6/7/2017).
[pilihan-redaksi]
Dalam diskusi publik yang dimotori Peradah dan KMHDI itu hadir sekitar 200 orang lebih berbagai kalangan mulai dari Pelajar, Mahasiswa, Pemuda, Tokoh Adat, Tokoh Lintas Agama, Akademisi, Media. Dalam fokus utama diskusi tersebut bagaimana Peradah dan KMHDI mampu berperan semaksimal mungkin dalam membantu Pemerintah, berkomitmen mengawal NKRI dengan Nilai-Nilai kehidupan berbangsa dan bernegara. Disamping itu Peradah dan KMHDI meminta pemerintah agar dengan tegas dan serius merespon Ormas yang bertentangan dengan nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara untuk di bubarkan.
“Dan apabila pemerintah ragu dengan berbagai alasan tidak kuatnya landasan hukum untuk membubarkan ormas-ormas Radikal dan lemahnya Undang Undang yang ada untuk membubarkan ormas tersebut, kami mendorong pemerintah Presiden Jokowi mengeluarkan Peraturan Pemerintah (Perpu) untuk jadi payung hukum dan dasar hukum dalam membubarkan Ormas radikal, salah satunya HTI yang jelas-jelas sudaha bertentangan dengan nilai-nilai bangsa dan negara ini,” tegas para pembicara.
Dalam diskusi tersebut juga terungkap bahwa keberagaman merupakan suatu kondisi pada kehidupan masyarakat yang menunjukan adanya perbedaan. Perbedaan seperti pada suku, bangsa, agama, ras, serta budaya. Keragaman yang ada di Indonesia adalah kekayaan dan keindahan bangsa Indonesia.
“Keberadaan Pancasila dan nilai-nilai kebangsaan lainnya merupakan kekuatan utama tetap kuatnya NKRI dan penghormatan keberagaaman di masyarakat,” tegas para narasumber yang terdiri dari anggota DPD RI Gede Pasek Suardika, Putu Wiratnaya S.Kom (Presideum PP KMHDI, Nyoman Gede Antaguna SE, SH, MH (Ketua KNPI Bali) dan D. Suresh Kumar S.Ag M.Si (Ketua Umum DPN Peradah Indonesia). [rls/sd]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8441 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026