Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Pertumbuhan Kredit di Jembrana Terbesar di Bali Capai 11,90%
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pertumbuhan kredit perbankan secara per tahun (yoy) di Provinsi Bali menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terbesar berada di Kabupaten Jembrana sebesar 11,90%.
Sedangkan untuk porsi kredit terbesar di Bali ada di Kota Denpasar sebesar 53,89)%, Kabupaten Badung 14,41% selanjutnya di Kabupaten Buleleng sebesar 8,30%,
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 8 Bali Nusra, Elyanus Pongsoda, Selasa (17/12) di Kuta, Kabupaten Badung, Bali.
"Ya, ada beberapa Kabupaten dengan pertumbuhan dan porsi kredit yang positif," jelasnya.
Jika dilihat besar penyaluran kredit berdasar sektor di Bali yaitu, penerima kredit bukan lapangan usaha sebesar 38,68%, perdagangan besar dan eceran 30,57%. Sedangkan penyediaan akomodasi dan penyediaan makan dan minum sebesar 10,36%.
Terkait dengan jenis penggunaan kredit masih didominasi oleh sektor produktif sebesar 61,32% yaitu terdiri dari 37,07% kredit modal kerja dan 24,25% kredit investasi. Sedangkan untuk kredit sektor non produktif yaitu, sebesar 38,68%.
"Penggunaan kredit masih didominasi oleh sektor produktif, jika dibandingkan dengan penggunaan kredit non produktif," tutupnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2276 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1707 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1574 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun