Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 17 September 2026
Petani Harus Waspadai Serangan Hama Akibat Perubahan Iklim
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Petani di Bali diingatkan untuk mewaspadai serangan hama dan penyakit pada tanaman sebagai dampak perubahan iklim. Serangan hama yang diprediksi menjadi ancaman bagi petani yaitu ulat bulu dan tikus.
Peneliti pertanian Fakultas Pertanian Universitas Udayana Dr. Alit Susanta Wirya saat memberikan keterangan kepada beritabali.com di Denpasar (31/8) menyatakan, penurunan produksi pasti akan langsung dirasakan oleh petani. Apalagi dalam kondisi perubahan iklim hama dan penyakit tanaman akan berkembang dengan baik.
“Hujan berlebihan, kelembaban meningkat, penyakit juga meningkat, tanaman lebih banyak tumbuh daun jadi makanan empuk serangga hama untuk berkembang biak,” ujar Dr. Alit Susanta Wirya
Alit Susanta menambahkan, penurunan produksi karena iklim tak menentu terjadi di hampir seluruh kawasan Indonesia, sehingga dikhawatirkan akan mempengaruhi ketersediaan pangan. Menurut Alit Susanta penurunan produksi akan sangat dirasakan untuk tanaman buah-buahan.
“Ketika pohon buah berbunga kena hujan akibat turunnya hujan semakin tidak menentu, bunganya jadi rontok. Inilah dampak langsung dari perubahan iklim,” paparnya.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5553 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3486 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2341 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1185 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan