Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Polisi Temukan 1 Ton Kokain di Truk Pembawa Kotoran Kucing
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepolisian di Brasil menyita lebih dari satu ton kokain yang disembunyikan di truk yang membawa kotoran kucing. Penemuan ini terjadi pada Jumat (7/10) malam di negara bagian Minas Gerais ketika polisi lalu lintas menggeledah truk itu dalam perjalanan menuju kota pelabuhan Salvador de Bahia.
"Berkat anjing pelacak, agen menemukan sekitar 1.140 kilogram kokain dalam tas yang disembunyikan di bawah muatan kotoran kucing," kata polisi lalu lintas dalam pernyataannya, diberitakan AFP, Sabtu (8/10).
Kokain itu dikatakan senilai sekitar US$39 juta atau Rp596 miliar. Brasil adalah persimpangan jalan bagi perdagangan narkoba internasional.
Jalan darat atau air di Brasil kerap digunakan negara-negara penghasil kokain seperti Kolombia, Peru dan Bolivia. Pengiriman kokain bisa menuju Eropa atau Afrika menggunakan kapal-kapal dari pelabuhan-pelabuhan utama di Brasil seperti di Santos atau Salvador de Bahia.
Pada Juni lalu, pria bernama Sergio Roberto de Carvalho, yang dikenal dengan sebutan Pablo Escobar dari Brasil, ditangkap di Hungaria.
Dia diduga menjalankan jaringan narkoba besar yang memasok kokain ke Eropa. De Carvalho sudah buron sejak 2020.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1983 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1042 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun