Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Presiden Jokowi Beli 2 Sapi Seberat 1 Ton Lebih dari Peternak Lotim
BERITABALI.COM, NTB.
Dua ekor sapi dengan berat masing-masing 1,3 ton dan 1,1 ton dibeli oleh Presiden RI Joko Widodo, dari seorang peternak sapi di Dusun Lendang Batu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB).
[pilihan-redaksi]
Dua ekor sapi jenis Simenntal tersebut telah dipesan oleh Presiden Jokowi, untuk dijadikan hewan kurban pada perayaan Idul Adha nanti. Sapi yang dipelihara selama empat tahun tersebut menjalani perawatan dan makanan alami yang ketat. Tanpa menggunakan obat-obat kimia.
Haji Herman selaku pemilik, dua ekor sapi berbobot 1,3 ton dan 1,1 ton ini djnilai seharga Rp 200 juta lebih.
"Dua sapi ini sudah dipesan Presiden Jokowi untuk disembelih saat hari kurban nanti," kata Herman, yang merasa bahagia.
Pasalnya, sejak jaman Presiden SBY hingga sekarang, sapi milik peternak lokal dibeli Presiden.
"Memang sejak jaman Presiden SBY sampai sekarang, selalu pesan sapinya sama saya," ucap Haji Herman bangga.
Lanjut kata Herman, dua ekor sapi berbobot lebih dari satu ton itu dia pelihara sudah sejak empat tahun. Dengan pemberian makanan alami seperti rumput gajah, jagung, pohon pisang atau nangka. Perawatannya sangat ketat, dan pemberian makanannya yang alami tanpa bahan kima.
Sementara itu Wahyudi Supratman, petugas Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Lombok Timur menyampaikan, sapi-sapi yang dipesan Presiden sejak era Presiden SBY memang dipilih jenis Simenntal. Dengan syarat kesehatan yang spesifik.
"Ada kreteria khusus untuk jenis sapi pilihan Presiden. Makanannya harus alami tidak menggunakan konsentrat. Kesehatannya lengkap dengan tenaga medis," ujar Wahyudi Supratman.
Kata Wahyudi, tenaga medis dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan sscara berkala selalu melakukan pemeriksaan kesehatan sapi-sapi pilihan tersebut. Termasuk pemeriksaan sampel darah, sesuai spesifikasi staf Kepresidenan. Rencananya sapi-sapi ini akan diserahkan kepada Panitia Hari Besar Islam atau PHBI Nusa Tenggara Barat menjelang perayaan hari Idul Adha akhir Juli ini.
Reporter: bbn/lom
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5915 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4636 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2601 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2255 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan