Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Puluhan Orang Demo Tuntut Adili Soeharto dan Kroni
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Puluhan mahasiswa di Denpasar Bali hari ini melakukan demo terkait kasus mantan Presiden Suharto. Mahasiswa meminta agar Presiden SBY dan Wapres JK agar bersikap tegas terhadap proses hukum Suharto. Menurut mereka, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroninya untuk mengelak dari proses hokum.
Puluhan mahasiswa dari berbagai elemen yang menggelar demo ini tergabung dalam Aliansi Mahasiswa untuk Demokrasi dan HAM. Mereka berdemo di perempatan jalan Dewi Sartika dan Jalan Sudirman Denpasar.Dalam aksi demonya, para pendemo mengelar orasi secara bergantian. Selain itu mereka juga membentang beberapa poster dan spanduk.
Dalam aksi demo yang berjalan damai ini, para pendemo mengajukan 5 tuntutan. Tuntutan tersebut antara lain meminta pemerintahan SBY-JK agar bersikap tegas terhadap kasus hukum Suharto, dengan mencabut SP 3 dan mengadili Soeharto.
“Selama berkuasa 30 tahun, mantan Presiden Suharto telah melakukan korupsi senilai 150 hingga 350 Triliun Rupiah berdasarkan lembaga survey Stolen Asset Recovery. Selain itu, selama berkuasa soeharto juga bertanggung jawab atas beberapa kasus pelanggaran HAM,” kata Lucas, salah seorang pendemo.
Dengan berbagai pelanggaran hukum yang telah dilakukan, menurut pendemo, tidak ada alasan bagi Suharto dan kroni-kroninya untuk menghindar dari proses hokum. Selain harus menjalani proses hukum, pendemo juga menuntut pemerintah agar menyita aset Suharto untuk kemakmuran rakyat Indonesia. (bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3227 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 724 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 670 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman