Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 8 September 2026
Rendah di Pertanian, Tinggi di Bidang Pariwisata
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Minat investor untuk menggarap sektor pertanian di Bali hingga saat ini masih rendah. Sebaliknya, investor masih lebih dominan tertarik pada bidang pariwisata,
khususnya dalam pembangunan sarana akomodasi, seperti pembangunan villa, kendatipun untuk Bali sudah dianggap jenuh dan cenderung menimbulkan banyak permasalahan.
“Pertumbuhan ekonomi yang terjadi masih bersifat ‘growth oriented’, sehingga prinsip ‘trickle down effect’ tidak terjadi dan tidak berkualitas,†tandas Ketua Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Provinsi Bali, Made Adhi Djaya.
Hal itu terjadi, menurut Adhi Djaya, karena investasi yang terealisasi bukan pada sektor yang berbasis ekonomi kerakyatan (UMK), melainkan masih digerakkan oleh investasi di sektor tersier/sekala besar.
Adhi Djaya juga menyebutkan terjadi ketimpangan dalam upaya pemerataan pendapatan, dimana hanya 20% dari penduduk berpendapatan tinggi menyerap 40% dari total pendapatan Bali.
Atas kondisi tersebut, menurut Adhi Djaya perlu diciptakan iklim investasi yang kondusif, terutama diarahkan pada upaya mendorong tumbuhnya usaha-usaha di sektor pertanian, dan industri yang berorientasi pada bahan baku produk pertanian.
Selain itu, kata Djaya, perlu didorong terwujudnya keterkaitan yang erat antar sektor pertanian, industri dan pariwisata.
“Setiap investasi yang dilakukan harus mempertimbangkan aspek-aspek modal sosial dan lingkungan secara cermat dengan mengacu kepada kondisi geografis dan rencana tata ruang yang ada,†ujar Adhi Djaya. (sss).
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3216 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 716 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 663 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman