Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
RK Kembali ke Indonesia, Pencarian Eril Dilanjutkan Kerabat
BERITABALI.COM, DUNIA.
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, kembali dari Swiss ke Indonesia pada Kamis (2/6) sore waktu setempat atau pada hari kedelapan pencarian sang anak, Emmeril Khan Mumtadz (Eril).
Mengutip dari Kementerian Luar Negeri, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) melaporkan bahwa RK menyudahi pencarian Eril di Sungai Aare, Swiss, karena harus kembali ke RI untuk menjalankan tugas sebagai Gubernur Jabar.
"Pemantauan upaya pencarian, koordinasi dengan KBRI Bern, dan komunikasi dengan otoritas Swiss akan terus dilanjutkan oleh Paman saudara Eril, Bapak Elpi Nazmuzaman beserta wakil keluarga yang telah tiba di Bern pada hari Rabu (1/6)," demikian pernyataan KBRI di Bern.
Sebelumnya istri RK, Atalia Praratya, juga menulis pesan yang bikin haru netizen di akun media sosial bahwa ia pulang ke Indonesia.
"Ril, mamah pulang dulu ke Indonesia ya. Mamah titipkan kamu dalam penjagaan dan perlindungan yang terbaik dari pemilikmu yang sebenarnya, Allah SWT, di mana pun kamu berada," tulis Atalia dalam akun Instagram-nya.
"Insya Allah kamu tidak akan kedinginan, kelaparan atau kekurangan apapun," sambung tulisan tersebut.
Ridwan Kamil dan Atalia sebelumnya berada di Swiss untuk memantau langsung pencarian Eril. Diketahui, sebelum pernyatannya pulang hari ini, Atalia dan juga RK sempat memantau lokasi pencarian di sepanjang bantaran Sungai Aare pada Rabu (1/6).(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun