Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Rudal Rusia Hantam Donetsk, 3 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pasukan Rusia melanjutkan serangan rudal dan udara terhadap wilayah Donetsk. Ukraina mengatakan wilayahnya tersaji "pertempuran di sepanjang garis depan."
Kantor kepresidenan Ukraina mengatakan setidaknya tiga orang tewas dan enam terluka. Sekolah dan tujuh gedung tinggi rusak.
"Pekerjaan penyelamatan sedang berlangsung, jumlah korban dan cedera sedang diklarifikasi," bunyi laporan Kepresidenan Ukraina.
Sloviansk, target utama serangan Rusia, telah terjadi peningkatan tembakan tidak langsung dari pasukan Rusia menggunakan rudal dan serangan udara.
Di wilayah tetangga Luhansk, 90 persen di antaranya sekarang berada di bawah kendali Rusia.
Kantor presiden mengatakan bahwa "upaya utama Rusia sekarang difokuskan untuk membangun kendali atas Severodonetsk."
Dikatakan bahwa mereka melanjutkan serangan di beberapa kota tetangga dan dua warga sipil tewas.
Pasukan Ukraina masih berada di Severodonetsk, tetapi pasukan Rusia menguasai sebagian kota. Hingga 15.000 warga sipil tetap berada di kota dengan hidup tanpa listrik dan air.
Di tempat lain, serangan Rusia juga melintasi perbatasan ke wilayah Sumy utara oleh pesawat dan artileri, kata kepresidenan.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2257 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun