Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sehari, Belgia-Inggris dan Polandia Dijambret
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pelaku jambret memang tidak pernah berhenti. Walau ditangkap dan masuk penjara, tidak menciutkan nyali pelaku jambret lain. Buktinya, dalam sehari pelaku jambret beraksi di 3 lokasi, menyasar cewek turis asal Belgia, Polandia dan Inggris. Takjubnya, dua korban dijambret di lokasi yang sama, di Gang Popies Kuta, selang waktu satu jam. Sumber menyebutkan, pelaku jambret beraksi sekitar pukul 02.15 Wita, di Jalan Dewi Sartika Kuta. Korbannya, Catrine Marie Pernando Patrice (53) kebangsaan Belgia. Cewek tinggal di Hotel Ramada Nusa Dua, dijambret, saat berjalan kaki. Pelaku jambret melarikan tas korban berisi, paspor, visa, kartu kredit, kamera digital, uang tunai Rp 1,3 juta, Euro 400, $ US 300, total keseluruhan Rp 55 juta.
Giliran, cewek asal Polandia, Katarjina (36), tinggal di Suji Bungalow kamar nomor 10 Kuta. Korban meradang dari ulah pelaku jambret. Kejadian yang menimpa korban, sekitar pukul 04.00 Wita, di Gang Popies, tak jauh dari penginapannya, Suji Bungalow Kuta. Tanpa diketahui korban, dari arah belakang, pelaku jambret mengikutinya dengan mengendarai sepeda motor. Dalam suatu kesempatan langsung merampas tas yang digenggam di tangannya. Isi tas antara lain, uang tunai Rp 1 juta, paspor dan HP Nokia. Total kerugian korban mencapai Rp 4,5 juta. Ketika korban melaporkan kasusnya ke Polsek Kuta, satu jam kemudian, pelaku jambret beraksi di tempat yang sama. “Diduga pelakunya juga sama. Ini dilihat dari modusnya beraksi, mengintai korban di lokasi sempit dan kabur mengendarai sepeda motor,” jelas sumber.
Adalah Natalie Jeningsa (29), kebangsaan Inggris tinggal di Ritas Gues House Gang Popies I Kuta. Korban dijambret sekitar pukul 05.00 Wita, persis di dekat Cirkle K Kuta. “Dari laporan korban, dia tidak curiga ada pelaku jambret mengintai naik motor, pelaku langsung menyambar tas korban,”jelas sumber Polsek Kuta. Kepada penyidik, korban mengatakan, tas yang dijambret pelaku berisi uang tunai Rp 350 ribu, berikut surat-surat penting yang totalnya Rp 1,8 juta. Memang, kawasan pariwisata Kuta yang dipenuhi warga asing, terus menjadi incaran kawanan jambret. Satu pelaku, Hisyam (29) tinggal di Jalan Batukaru 99 Denpasar, sudah ditangkap dan masuk penjara. Tapi ironinya, kelompok jambret lain masih terus berkeliaran. Polisi tidak mudah menangkap pelaku-pelakunya disebabkan gerakannya cepat dan sistematis.
Reporter: bbn/sin
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5934 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2618 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2275 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan