Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Sopir Mengantuk, Truk Kedelai Terguling Usai Tabrak Tiang Listrik di Melaya
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Sebuah truk tronton bermuatan biji kedelai mengalami kecelakaan tunggal di jalur utama Denpasar-Gilimanuk wilayah Desa Melaya, Kabupaten Jembrana, Kamis pagi (7/5/2026).
Truk diduga oleng akibat sopir mengantuk hingga menabrak tiang listrik dan terperosok di bahu jalan. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 07.50 WITA di Jalan Denpasar-Gilimanuk KM 117-118, tepatnya di depan Pura Dalem Sumbersari, Desa Melaya.
Truk tronton Fuso bernomor polisi P 8290 UW itu dikemudikan Aprian (23), warga Dusun Jerneng, Desa Bagik Polak, Kecamatan Gerung, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kapolsek Melaya Kompol I Ketut Sukadana mengatakan kendaraan melaju dari arah barat menuju timur dengan membawa muatan biji kedelai. Saat tiba di lokasi kejadian, sopir diduga dalam kondisi mengantuk sehingga kehilangan kendali atas kendaraan.
“Diduga pengemudi mengantuk sehingga kendaraan oleng ke kiri, kemudian menabrak tiang listrik dan terguling di bibir senderan bahu jalan,” ujarnya.
Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Sopir dilaporkan selamat dan dalam kondisi sehat. Akibat kecelakaan itu, bagian samping kiri bodi truk mengalami kerusakan. Sementara proses evakuasi kendaraan masih dilakukan karena muatan truk cukup berat.
Petugas kepolisian yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pengamanan kendaraan.
Hingga saat ini, proses pemindahan muatan serta upaya penderekan truk masih dilakukan agar tidak mengganggu arus lalu lintas di jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli