Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Sudikerta Apresiasi Aksi Damai Ribuan Mahasiswa
Jumat, 19 Mei 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta menerima aksi damai ribuan mahasiswa yang menolak paham radikalisme dan ingin menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), di depan Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (18/5).
Pada kesempatan itu, Dewan Perwakilan Mahasiswa Pande Putu Bagus Mahendrayasa yang mewakili sekitar 1.500 mahasiswa yang berasal dari beberapa Universitas yaitu Universitas Warmadewa, STIKES Bali, Universitas Dyana Pura, IKIP PGRI Bali, Universitas Mahasaraswati, Sekolah Tinggi Pariwisata Bali Internasional, dan STIE Singaraja menyampaikan empat poin pernyataan sikap mahasiswa.
[pilihan-redaksi]
Poin pertama, Ia menyampaikan bahwa mahasiswa mendukung tetap tegaknya empat konsesus Nasional (Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara di Indonesia.
Poin kedua, disampaikan bahwa mahasiswa mendukung pemerintah untuk membubarkan gerakan radikalisme dan menindak tegas pelakunya. Poin ketiga, mahasiswa mendukung pemerintah untuk membersihkan aparatur negara dari pengaruh intoleransi dan radikalisme.
Poin keempat, mahasiswa menolak kepemimpinan Khilafah di Indonesia, dan pada poin terakhir disampaikan bahwa mahasiswa menuntut penegakan hukum terhadap anasir-anasir yang merongrong Pancasila, UUD 1945, dan Bhineka Tunggal Ika untuk tetap tegaknya NKRI.
Manggapi aksi penyampaian aspirasi mahasiswa tersebut, Sudikerta terjun langsung untuk memberikan pengarahan kepada para mahasiswa. Dalam pengarahanya, Sudikerta memberikan apresiasi atas aksi damai mahasiswa yang tertib.
Ia menekankan agar semua pihak baik para mahasiswa maupun seluruh masyarakat umum agar menjaga keutuhan NKRI dengan cara tidak melakukan gerakan-gerakan yang radikal dan menghormati segala bentuk perbedaan yang ada, mengingat Indonesia dibangun dari keberagaman suku, adat, budaya dan agama.
“Mari kita maknai aspirasi yang disampaikan ini dengan tidak melakukan hal-hal yang radikal dan menghormati segala perbedaan yang ada. Kita harus hidup rukun dan saling berdampingan jangan sampai ada saling ketersinggungan satu sama lain agar segala bentuk pembangunan yang ada di Indonesia khususnya di Bali dapat berjalan dengan lancar," ujarnya. [rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8432 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5803 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3630 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2455 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026