Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 26 September 2026
Sudikerta : Reklamasi Teluk Benoa Dipaksakan, Akan Banyak Muncul Masalah
Jumat, 14 Juli 2017,
06:47 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali yang juga Ketua DPD Partai Golkar Bali, I Ketut Sudikerta menyatakan tegas menolak rencana Reklamasi di Teluk Benoa.
Penolakan Reklamasi di Teluk Benoa oleh Sudikerta bukanlah tanpa alasan. Menurut Sudikerta, proyek reklamasi yang banyak ditentang rakyat Bali itu jika dipaksakan dilanjutkan akan menimbulkan banyak permasalahan krusial di Bali seperti persaingan yang tidak sehat antar pariwisata Bali, menimbulkan kekroditan ruas jalan. Dan parahnya, kata Sudikerta adalah tidak akan terjadi pemerataan pembangunan di Pulau Bali.
[pilihan-redaksi]
"Kalau terjadi pembangunan Reklamasi di Teluk Benoa maka menimbulkan persaingan yang tidak sehat, harga kamar bintang lima di Nusa Dua akan banting harga misalnya dari Rp 5 juta akan bisa menjadi Rp 800 ribu. Berat lo itu kasusnya karena permasalahan krusial akan terjadi di Bali," tegas Sudikerta, kepada beritabali network.
Tak hanya sekadar menolak, Sudikerta pun memberikan solusi terkait rencana reklamasi itu yakni membiarkan kawasan Teluk Benoa seperti sedia kala dan dirawat hutan mangrovenya sehingga tertata lingkungan dan habitatnya.
Jika ngotot ingin melanjutkan mega proyek itu, Sudikerta memberi alternatif lain demi keadilan dan pemerataan pembangunan di Pulau Bali, maka kanalisasi dan reklamasi sebaiknya dilakukan di Bali utara atau di Kabupaten Buleleng.
"Solusinya biarkan itu Teluk Benoa dirawat dan dijaga dengan baik, jangan dirusak dan diotak atik. Kalau mau membangun proyek besar di Buleleng barat itu ada tanah Pemda seluas 600 hektar, itu saja dibangun seperti di BTDC Nusa Dua sebagai bentuk alternatif destinasi pariwisata baru untuk menghadapi 10 destinasi pariwisata baru di Indonesia. Sehingga di Pulau Bali ini benar-benar terjadi keseimbangan, keadilan dan pemerataan pembangunan," saran Sudikerta.
[pilihan-redaksi2]
Sudikerta kembali menegaskan dirinya menolak reklamasi Teluk Benoa dan memberi solusi agar pembangunan destinasi pariwisata Baru di bangun di Bali utara khususnya di Buleleng barat, karena Buleleng timur rencananya nanti akan dibangun bandara.
Baginya, jika sekarang di Teluk Benoa dipaksakan di reklamasi dan dibangun maka di Bali Selatan akan penuh sesak, terjadi persaingan tidak sehat, krodit terjadi dimana-mana.
"Kalau di Bali selatan rusak dan krodit terus siapa nanti bertanggungjawab ? Ngapain kita harus reklamasi dan ngurug laut lagi kalau lahan lain tersedia di Bali," sentilnya.
"Saya tokoh yang tidak abu-abu, kalau hitam saya katakan hitam. Jadi jelas saya katakan dan tegas saya sampaikan bahwa tidak perlu ada reklamasi di Teluk Benoa," pungkasnya. [bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8445 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5805 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3631 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2457 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026