Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 21 Agustus 2026
Super Junior Nyanyikan Mamacita Versi Opera
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Super Junior memberikan kejutan pada konsernya di Indonesia. Leeteuk cs membawakan lagu Mamacita dengan versi berbeda. Jika pada versi aslinya, lagu Mamacita dibawakan dengan enerjik. Tentu saja penampilan ini tidak lepas dari koreografi.
Kali ini pada konser yang digelar di ICE BSD, Tangerang Selatan, personel Super Junior menyanyikan lagu mereka dengan konsep opera. Bukan hanya itu, penampilan grup asuhan SM Entertainment ini tidak kalah mengejutkan. Mereka tampil seperti dewa dalam mitologi Yunani.
Eunhyuk mengatakan, perubahan versi lagu memang bisa terjadi. Sebab inilah spesialnya konser.
"Ya begitulah daya tarik konser, kami tampilkan yang berbeda," ujar penyanyi bernama lengkap Lee Hyuk Jae ini di panggung hall 5 dan 6 ICE BSD, Tangerang Selatan pada Sabtu (17/9/2022).
Selain Mamacita (2014), lagu hits Super Junior berjudul Sorry, Sorry (2009) juga hadir dalam versi yang berbeda. Sebelum tampil menyanyikan lagu-lagu lawasnya, Super Junior juga membawakan hits terbaru. Sebut saja Mango, Burn The Floor hingga House Party.
Jelang akhir konser, Yesung bertanya kepada Elf mengenai konser mereka.
"Gimana hari ini senang nggak? Tapi sayang sekali tinggal satu lagu lagi," kata Yesung.
Meski konser ini harus selesai, tapi Yesung berjanji rasa sayang penggemar akan dibawanya.
"Kami akan kembali!" ujar Yesung.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4604 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2409 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2065 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1666 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1107 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun