Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 25 Oktober 2026
Tabrakan Beruntun di Melaya, Pelajar Tewas
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jalur utama Denpasar–Gilimanuk kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan maut terjadi di KM 106–107 depan Griya Tuwed, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya, Rabu (22/4/2026) pagi sekitar pukul 06.30 WITA.
Kecelakaan melibatkan dua sepeda motor Honda Beat dan sebuah kendaraan roda empat yang tidak diketahui identitasnya. Korban meninggal merupakan pelajar berusia 16 tahun, I Gusti Ngurah Agung Adi Krisna, asal Dusun Sari Kuning, Tukadaya. Sementara pelajar lainnya, I Ketut Catur Gigi Astawa, selamat tanpa luka serius. Keduanya sedang berkendara menuju sekolah saat insiden terjadi.
Baca juga:
Tabrakan di Candidasa, Satu Pengendara Tewas
Kronologi kecelakaan bermula ketika kendaraan roda empat tidak dikenal bergerak dari arah Gilimanuk menuju Denpasar sambil mendahului kendaraan lain. Pada saat bersamaan, motor DK 2524 ZR yang dikendarai I Ketut Catur Gigi Astawa berhenti karena menghindari manuver kendaraan tersebut.
Motor korban yang berada di belakangnya tidak sempat mengerem dan menabrak bagian belakang motor di depannya. Korban terjatuh ke kanan, lalu tertabrak kendaraan tidak dikenal yang datang dari arah barat.
Kondisi jalan saat kejadian diketahui baik, marka utuh, dan cuaca cerah di pagi hari, namun kepadatan serta kecepatan kendaraan di jalur utama ini membuat potensi kecelakaan semakin tinggi.
Kapolsek Melaya, I Ketut Sukadana menegaskan bahwa insiden ini kembali menunjukkan tingginya kerawanan kecelakaan di jalur Denpasar–Gilimanuk, terutama yang melibatkan pelajar.
“Kami imbau para orang tua untuk benar-benar memperhatikan anak-anaknya. Banyak pelajar yang belum cukup umur namun sudah membawa motor di jalur utama seperti ini. Risikonya sangat besar,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kurangnya pengalaman dan fokus pengendara muda sering menjadi pemicu insiden fatal.
“Anak-anak mudah panik dan tidak bisa cepat membaca situasi jalan. Di jalur padat seperti Denpasar–Gilimanuk, itu bisa berakibat fatal seperti yang terjadi hari ini,” tegasnya.
Petugas Polsek Melaya dan Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana langsung mendatangi lokasi, mengevakuasi korban ke Puskesmas Melaya, mengamankan barang bukti, serta membuat laporan resmi mengenai kejadian tersebut.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa pengawasan terhadap pelajar yang mengendarai sepeda motor harus diperketat, khususnya di jalur-jalur rawan kecelakaan seperti Denpasar–Gilimanuk.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5698 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4587 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2536 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2192 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2183 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan