Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tawari Makan Suami, Malah Dipukul Sandal
Beritabali.com, Negara
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Tawaran makan Nyoman Widiastri (46), warga Jalan Bougenvill 20, Perumnas BB Agung, Negara, kepada suaminya Ketut Wintia (44) dibalas pukulan sandal. Atas kelakuan suaminya itu, Widiastri melaporkannya ke Polres Jembrana.
Dari informasi yang dihimpun di Polres Jembrana, Senin (7/9) kejadian berawal saat Widiastri menawari Wintia, suaminya makan.
Namun tawaran tersebut berbuah petaka lantaran Wintia membalas tawaran tersebut dengan pukulan dari sandal.
Diduga, nada bahasa yang diucapkan Widiastri saat menawari Wintia makan membuat suaminya itu tersinggung lalu tanpa basa basi membalasnya dengan sekali pukulan sandal mengenai bagian belakang kanan telinganya hingga bengkak.
“Saya tak tahu apa penyebabnya, saat saya tanya sudah makan, tiba-tiba dia langsung emosi memukul kepala saya dengan sandal,“ ujar Widastri.
Menurut Widiastri penganiayaan terhadap dirinya yang dilakukan oleh suaminya bukanlah yang pertama kali.
Sebelum kejadian ini, Widiastri mengaku sering dianiaya baik dengan tangan kosong maupun menggunakan gagang sapu ijuk tanpa alasan yang jelas.
Lantaran kesabaran sudah hilang, serta tak ingin kasus KDRT tersebut terulang lagi akhirnya Widiastri melaporkan suaminya yang asal Perancak itu ke polisi.
“Saya sudah tidak sabar lagi, karena saya sering dipukul tapi tak pernah saya laporkan. Sekarang kesabaran saya sudah habis makanya saya laporkan ke polisi,“ terang wanita paruh baya asal Banjar Lemodang, Perancak Jembrana ini.
Kasat Reskrim Polres Jembrana AKP Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana AKBP Ketut Suardana ketika dikonfirmasi, Senin (7/9) membenarkan adanya laporan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tersebut.
Menurutnya, atas kelakuannya itu, Wintia terancam dijerat dengan pasal 5 huruf a yo pasal 44 ayat 1 UURI no 23 tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT.
“Saat ini kasus tersebut masih dalam penyidikan,†pungkasnya. (dey)
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5977 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan