Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 9 September 2026
Ternyata Tulang Hewan Untuk Kerajinan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Michael Charles Selan (24) kini bisa bernafas lega. Setelah penyidik Poltabes Denpasar yakin, tulang belulang yang hendak diperdagangkan pria asal Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut bukanlah tulang manusia, tapi tulang hewan. ”Awalnya dicurigai, setelah kita selidiki ternyata bukan. Dan dia (Charles, Red), sudah dilepas karena tidak ada dasar hukumnya,” ujar Pahumas Poltabes Denpasar, Kompol Ketut Suwetra.
Menurut keterangan Charles, tulang yang dibawanya dalam bungkusan kotak mie, merupakan hasil pengumpulan tulang belulang hewan di hutan, di kediamannya di NTT. ”Tulang hewan itu dibawa ke Bali, karena banyak pengerajin yang membutuhkan tulang-tulang untuk dibuat barang kerajinan,” sebut salah satu penyidik, perihal pernyataan Charles saat diperiksa.
Diakuinya, Charles juga mengaku tak mengira, kalau niatnya berbisnis tulang belulang, akan membawanya ke kantor Polisi. Bahkan, menjalani pemeriksaan sehari penuh. Setelah diamankan dari Pasar Kereneng, Denpasar, beberapa waktu lalu. Seperti diberitakan sebelumnya, Michael Charles Selan (24) ditangkap satuan reskrim Poltabes Denpasar karena diduga menyimpan tulang belulang manusia. Tulang belulang yang dipasok dari Manggarai NTT itu seyogyanya akan dijual di Bali untuk keuntungan pribadi.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3249 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 741 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 682 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman