Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tim Gabungan Kembali Sisir Lokasi Penangkaran Buaya di Cianjur
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Polres Cianjur bersama tim gabungan kembali menyisir sekitar lokasi penangkaran buaya di Kampung Gunung Calung, Kelurahan Sayang, untuk memastikan tidak ada buaya yang masih berada di permukiman warga.
Kabag Ops Polres Cianjur Kompol Iwan Setiawan mengatakan puluhan personil TNI-Polri, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jabar, BPBD, dan Damkar Cianjur ingin memastikan tidak ada lagi buaya yang kabur.
"Kita pasang garis polisi agar masyarakat dan semua personil waspada karena ini adalah hewan buas. Tidak sembarangan orang boleh melintas meski tidak ada unsur pidana tapi lebih ke unsur keselamatan," kata Iwan, Minggu (6/10), dikutip dari Antara.
Iwan menjelaskan untuk memastikan tidak ada lagi buaya yang berkeliaran di luar penangkaran sejak dua hari terakhir tim gabungan melakukan penyisiran hingga radius lebih dari satu kilometer dari penangkaran.
Bahkan pihaknya meminta warga untuk segera melapor ketika melihat keberadaan buaya di lingkungan tempat tinggalnya, agar segera ditangkap kembali oleh petugas yang sudah memiliki keahlian seperti penyelamat binatang atau animal rescue Damkar Cianjur.
"Kalau di data jumlah total buaya di penangkaran sekitar 80 ekor yang sudah berhasil ditangkap lima ekor kabur setelah tembok penangkaran jebol, sehingga kami belum bisa memastikan berapa yang kabur," ujarnya.
Pihaknya akan tetap memastikan tidak ada buaya yang tertinggal atau kabur sampai ke aliran Sungai Margaluyu dan sejumlah sungai lainnya serta persawahan dan perkampungan warga di Cianjur.
Selama ini, kata Iwan, lahan yang dijadikan penangkaran buaya memiliki luas kurang lebih 500 meter persegi milik pengusaha di Cianjur, namun sejak tahun 2018 pengoperasiannya dilakukan BKSDA Jabar mulai dari penanganan, perawatan, dan pengamanannya.
"Semua sudah menjadi tanggungjawab BKSDA, pemilik lahan hanya meminjamkan untuk penangkaran buaya sejak tahun 2018," katanya. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5977 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4665 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan