Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 15 Mei 2026
Tim SAR Cari Warga Desa Bantiran Pupuan yang Diduga Hilang
BERITABALI.COM, TABANAN.
Seorang warga Banjar Dinas Asah, Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan belum kembali pulang ke rumah usai pergi berkebun pada Kamis (16/5).
I Komang Tirtayasa, 35 tahun meninggalkan rumah pada hari Rabu (15/5) sekitar Pukul 11.00 WITA. Pihak keluarga bersama masyarakat sudah berupaya melakukan pencarian namun hingga pagi ini belum menemukan keberadaan Tirtayasa.
"Kami terima laporannya hari ini, Pukul 05.10 WITA dari saudaranya, dimana lokasi ladangnya berada dekat rumah tinggalnya di Desa Bantiran, Tabanan," jelas Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar (Basarnas Bali) I Nyoman Sidakarya.
Merespons laporan adanya orang hilang, Basarnas Bali memberangkatkan enam personel dari Pos SAR Buleleng. Pola pencarian dilaksanakan dengan membagi tim SAR gabungan menjadi dua SRU.
"Mereka fokus di titik-titik yang biasa dilalui korban ketika pergi berladang dan kami juga menggunakan drone sehingga jarak pantau udara lebih luas," terangnya.
Jarak dari rumah korban hingga area pencarian berkisar tiga kilometer. Tim SAR juga menyisiri daerah lembah perkebunan pada rata-rata kemiringan kurang lebih 60 derajat.
Sampai saat ini unsur SAR yang terlibat diantaranya Basarnas Bali (Pos SAR Buleleng), Bhabinkamtibmas, aparat desa adat setempat, keluarga serta masyarakat.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1356 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1035 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 877 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 779 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik