Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tolak Survei Masjid, Muslim India dan Polisi Bentrok Hingga 3 Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sejumlah warga Muslim di India terlibat bentrok dengan aparat kepolisian ketika memprotes pelaksanaan survei sebuah masjid, Minggu (24/11).
Media India afiliasi CNN, News18, melaporkan bentrokan terjadi ketika sekelompok warga Muslim berdemonstrasi menolak survei Masjid Shahi Jama di Kota Sambhal, Uttar Pradesh.
Demonstrasi berubah menjadi kekerasan ketika massa mulai melempar batu ke arah tim survei. Pasukan polisi yang memang menemani tim tersebut lantas membalas aksi massa dengan menembakkan gas air mata untuk membubarkan mereka.
Bentrok antara massa Muslim dan polisi pun tak terelakkan. Setidaknya tiga orang tewas dan belasan lainnya luka-luka akibat peristiwa ini.
Peristiwa ini terjadi setelah tim survei dijadwalkan melakukan kunjungan ke Masjid Shahi Jama, menyusul putusan pengadilan atas sebuah petisi umat Hindu yang mengeklaim masjid tersebut dibangun di atas sebuah kuil.
Masjid Shahi Jama adalah rumah ibadah umat Islam era kekaisaran Mughal yang berdiri di distrik Moradabad, Uttar Pradesh. Masjid ini merupakan monumen yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Pelestarian Monumen Kuno tahun 1904 dan terdaftar sebagai 'monumen penting nasional' oleh Survei Arkeologi India (ASI).
Umat Hindu mengeklaim masjid ini dibangun di atas reruntuhan Kuil Shri Harihar yang berusia berpuluh-puluh tahun. Kuil itu disebut didedikasikan untuk Kalki, inkarnasi ke-10 Dewa Wisnu.
Aktivis nasionalis Hindu di India belakangan semakin berani setelah Perdana Menteri India Narendra Modi meresmikan sebuah kuil Hindu baru di kota utara Ayodhya, yang dibangun di atas tanah yang pernah menjadi lokasi Masjid Babri berusia puluhan tahun.
Masjid itu dirobohkan pada 1992 dalam kampanye yang dipelopori anggota partai Modi sehingga memicu kerusuhan yang menewaskan 2.000 orang di seluruh negeri. Sebagian besar dari korban ialah Muslim.
Baca juga:
Israel Gempur Beirut, 12 Warga Tewas
Pihak berwenang sejauh ini telah menahan 21 orang dan memulai penyelidikan terkait bentrok di Sambhal. Para tersangka kemungkinan akan didakwa menggunakan Undang-Undang Keamanan Nasional. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3874 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2098 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2008 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1920 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1783 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun