Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
TPA Mandung Tabanan Terbakar Lagi, Warga Khawatir Asap Semakin Pekat
BERITABALI.COM, TABANAN.
Untuk kesekian kalinya, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Mandung di Kabupaten Tabanan kembali terbakar.
Si jago merah mulai terlihat menyala di beberapa titik pada Rabu (9/4/2025) malam, membakar tumpukan sampah yang menggunung di sisi-sisi lokasinya.
Kobaran api yang semakin membesar ini memicu kekhawatiran warga, khususnya mereka yang tinggal di kawasan perumahan yang berada tak jauh dari lokasi TPA.
"Api mulai terlihat sejak sore, tapi asapnya sudah kami rasakan sejak kemarin. Sekarang apinya mulai membesar dan sangat mengkhawatirkan," ungkap Ekik, salah satu warga perumahan di sekitar TPA Mandung.
Ia berharap pemerintah dan pihak terkait segera bertindak cepat untuk memadamkan api agar tidak semakin meluas dan membahayakan warga sekitar.
Hal senada juga disampaikan warga lainnya, Suhut, yang mengaku khawatir karena asap sudah mulai masuk ke dalam rumah mereka.
"Saya punya anak kecil. Takut sesak napas karena asapnya semakin pekat. Kami sangat berharap ada solusi dan penanganan cepat sebelum kebakaran ini semakin parah," ujarnya cemas.
Kebakaran di TPA Mandung bukan kali pertama terjadi. Warga berharap ada langkah konkret dari pemerintah untuk mencegah kejadian serupa terulang kembali di masa depan.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/aga
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3306 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman