Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Ukraina Sebut Soveredonetsk-Luhansk 80 Persen Dikuasai Rusia
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepala administrasi militer regional Luhansk, Serhiy Hayday mengatakan pertempuran masih berlanjut di kota timur Severodonetsk. Hayday menyebut pasukan Rusia sekarang menduduki sekitar 80 persen kota.
"Di beberapa jalan, para pejuang kami berhasil," kata Hayday.
Dalam perang tersebut, Hayday mengatakan enam tentara Rusia telah ditangkap. Hayday mengatakan bagian-bagian yang tersisa dari wilayah Luhansk yang masih di bawah kendali Ukraina berada di bawah pengeboman terus-menerus oleh Rusia.
Kendati demikian, kata dia, para sukarelawan setempat telah membawa truk-truk dengan kargo kemanusiaan ke banyak pemukiman dan juga mengevakuasi orang-orang.
Pejabat Ukraina mengatakan kota tetangga Lysychansk tetap berada di bawah kendali Ukraina. Ukraina mengklaim Ini adalah posisi yang menguntungkan secara militer.
"Lokasi kota di atas bukit memberikan banyak peluang. Pertahanan kota kuat."
Hayday mengatakan bahwa pertempuran sengit berlanjut di pemukiman di selatan dan barat Severodonetsk saat pasukan Rusia mencoba mengepung pertahanan Ukraina.
"Meskipun penembakan terus-menerus dilakukan setiap hari, masih mungkin untuk membawa bantuan kemanusiaan baik ke komunitas Hirske maupun ke Lysychansk," kata Hayday.(sumber: cnnindonesia.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4466 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2257 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1014 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 951 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun