Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Ustaz Gondrong Obati Pasien dengan Obat Herbal dari Toko Cina
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Ustaz Gondrong yang viral karena melakukan aksi pengandaan uang mengobati pasiennya dengan menggunakan obat herbal yang dibeli dari toko Cina. Demikian hal tersebut diungkapkan Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan.
Kombes Hendra Gunawan menerangkan, kepada polisi pria yang memiliki nama asli Herman itu mengaku membeli obat tersebut seharga Rp20 ribu dari sebuah toko. Ustaz Gondrong tipu pasien dengan memberikan obat herbal itu.
Obat herbal itu diberikan Ustaz Gondrong kepada pasien yang datang ke tempat praktiknya di wilayah Babelan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
"Dia mengobati asal-asalan aja, dengan membeli obat herbal seharga Rp20 ribu di toko cina," kata Hendra saat dihubungi, Sabtu (27/3/2021).
Dia menyatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan penipuan yang dilakukan Ustaz Gondrong.
Laporan tersebut tidak berkaitan dengan aksi penggandaan uang. Tetapi, laporan itu tentang praktik pengobatan serta aktivitas paranormal yang dilakukan Ustaz Gondrong.
"Korbannya masih lima ya, kita masih menunggu pelapor lainnya," ujarnya.
Pria yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus perlindungan anak ini kini terancam dijerat Pasal 378 tentang penipuan.(sumber: suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4467 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2259 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1566 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1015 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 952 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun