Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 11 Juni 2026
Waisak 2570 BE, Ratusan Umat Buddha Sembahyang di Vihara Buddha Dharma Bali
BERITABALI.COM, BADUNG.
Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali di kawasan Legian, Kuta, Kabupaten Badung, untuk mengikuti rangkaian persembahyangan Hari Raya Waisak 2570 BE Tahun 2026, Minggu (31/5).
Vihara Buddha Dharma Bali merupakan salah satu pusat kegiatan keagamaan umat Buddha di kawasan Bali selatan. Selain menjadi tempat ibadah rutin, vihara ini juga kerap menggelar perayaan keagamaan besar seperti Hari Raya Waisak dan Tahun Baru Imlek.
Dalam perayaan Waisak tahun ini, umat mengikuti berbagai rangkaian ritual keagamaan, mulai dari puja bakti, penyalaan Pelita Waisak, hingga prosesi pemandian Boddhisatva Rupang yang berlangsung khidmat.
Salah seorang umat Buddha, Hendra Gunawan bersama keluarganya yang berasal dari Jakarta, turut mengikuti persembahyangan di vihara tersebut. Ia mengaku memanfaatkan momen libur dan cuti bersama Hari Raya Waisak untuk berlibur ke Bali sekaligus menjalankan ibadah.
Menurutnya, keberadaan Vihara Buddha Dharma Bali memudahkan umat yang sedang berada di Pulau Dewata untuk tetap melaksanakan rangkaian perayaan Waisak.
Diawali dengan puja bakti dan selanjutnya dilakukan pemandian Boddhisatva Rupang yang kami ikuti juga prosesinya. Kami sekeluarga datang sangat senang sekalian berlibur sekalian dapat menjalankan hari raya Waisak di Bali, tambahnya.
"Tentu bagi kami umat Buddha, Hari Waisak itu sangat penting, sebab pada momen Waisak ini, kami juga dapat menumbuhkan keyakinan kami kepada Buddha, Dhamma, dan Sangha itu sendiri," tuturnya.
Selain kegiatan persembahyangan, terdapat kegiatan sosial yang menjadi daya tarik tersendiri dalam perayaan Waisak di Vihara Buddha Dharma Bali. Umat yang telah selesai beribadah diberikan kesempatan untuk mengikuti donor darah yang digelar di area vihara.
Kegiatan donor darah tersebut menjadi agenda rutin yang dilaksanakan setiap perayaan hari besar keagamaan umat Buddha, khususnya saat Hari Raya Waisak.
"Kegiatan donor darah sudah berlangsung beberapa kali. Tapi memang diadakan setiap hari raya, khususnya Hari Raya Waisak," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli