Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Warga Pangkung Manggis Dihantui Bencana Longsor
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Musim hujan sekarang ini ternyata menimbulkan kekhawatiran bagi 30 KK yang bermukim di bekas lokasi penambangan galian C di Lingkungan Pangkung Manggis, Kelurahan Baler Bale Agung, Negara.
Pasalnya, setelah disegel oleh Pemkab Jembrana, lokasi bekas penambangan galian C tersebut masih menyisakan tebing menganga yang setiap saat bisa menimbulkan bencana tanah longsor.
Tebing-tebing menganga tersebut merupakan sisa-sisa penambangan galian C berupa pasir yang sampai saat ini belum direklamasi oleh pengusaha galian tersebut. Anehnya lagi, pengusaha galian C tersebut menolak untuk melakukan reklamasi dengan alasan tidak memiliki dana untuk membeli solar.
Gusti Komang Nersen (45) salah seorang warga di sekitar lokasi penambangan mengatakan sejatinya kekhawatiran sudah dirasakan warga sekitar bekas penambangan sejak aktifitas penambangan tersebut dimulai beberapa tahun yang lalu.
"Rasa khawatir kami akan bencana longsor tersebut sebenarnya sudah kami rasakan sejak penambangan tersebut dimulai," ujarnya.
Saat musim hujan tiba, lanjutnya, lokasi bekas penambangan yang letaknya berdekatan dengan pemukiman warga, sering terjadi longsoran.
"Memang sering terjadi longsoran, apalagi kalau musim hujan tiba. Syukur belum sampai menelan korban jiwa," ujarnya.
Lantaran seringnya terjadi longsoran, pihaknya merasa khawatir kalau rumah mereka akan ikut longsor apalagi di sekitar lokasi tebing terjal di lokasi tersebut sudah terlihat sangat rapuh dan rawan bencana.
"Semua warga yang bermukim di sekitar lokasi bekas penambangan pasir ini merasa resah, jangan-jangan rumah mereka longsor," terangnya.
Nersen mengharapkan Pemkab Jembrana segera melakukan upaya antisipasi sebelum terjadinya musibah yang bisa menelan korban jiwa, terutama terhadap 30 KK yang masih bermukim di lokasi tersebut.
"Saya sangat berharap Pemkab segera melakukan upaya antisipasi sebelum kami terkena bencana," pungkasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5883 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2584 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan