Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Xiaomi Alihkan Produksi Ponsel ke Vietnam
BERITABALI.COM, DUNIA.
Xiaomi mulai memproduksi ponselnya ke pabrik di Vietnam. Upaya ini dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengiriman di pasar Asia Tenggara dan mengurangi biaya logistik.
Juru bicara Xiaomi mengatakan, biaya pengiriman ke pasar Asia Tenggara mulai meningkat akibat pandemi Covid-19. Kenaikan itu juga terjadi untuk biaya logistik.
"Untuk mengatasi masalah ini, perusahaan telah bergabung dengan mitranya untuk menerapkan lokalisasi produksi," kata juru bicara Xiaomi, dilansir dari Global Times, Rabu (6/7/2022).
Perangkat Xiaomi yang diproduksi di Vietnam ini akan dikirim secara lokal maupun ke negara kawasan Asia Tenggara lain seperti Malaysia dan Thailand. Langkah Xiaomi ini juga dilakukan sebagai bentuk kerja sama bilateral antara China dan Vietnam.
Pengamat teknologi, Ma Jihua mengatakan, penambahan produksi ke Vietnam atau pasar Asia Tenggara lainnya dapat meningkatkan efisiensi biaya dan pengiriman untuk Xiaomi.
"Mengingat potensi permintaan pasar, dan biaya tenaga kerja yang relatif rendah di wilayah tersebut," kata Jihua.
Ia menambahkan, ASEAN memang sudah menjadi mitra dagang terbesar China. Kerja sama industri yang semakin erat antara China dan ASEAN ini bakal menjadi tren jangka panjang bagi banyak industri. (Sumber: Suara.com)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4475 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2284 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1817 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1576 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1021 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun