Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Yacht Raksasa Elit Rusia Tiba-Tiba Muncul di Hong Kong
BERITABALI.COM, DUNIA.
Yacht berukuran raksasa yang diduga terkait oligarki Rusia yang sedang kena sanksi Negara Barat berlabuh di Hong Kong. Yacht bernama The Nord sepanjang 142 meter yang dikatakan salah satu terbesar di dunia itu terpantau CNN berada di perairan Hong Kong pada Jumat (7/10).
Kapal yang setidaknya bernilai US$ 500 juta ini dipercaya milik miliuner industrial asal Rusia Alexey Mordashov.
Waktu ketibaan kapal itu di Hong Kong disebut pada Rabu (5/10) dari pelabuhan Vladivostok di Rusia, menurut Kementerian Kelautan Hong Kong. Sejauh ini tak ada informasi kapan yacht itu akan berlayar ke destinasi selanjutnya.
Nord saat ditemui mengibarkan bendera Rusia dengan nama 'Vladivostok' terpampang di buritan. Beberapa orang menggunakan seragam diduga kru terlihat di dek kapal.
Kementerian Kelautan Hong Kong mengatakan 'tak berkomentar atas setiap kasus masuknya kapal'. Namun kota ini diketahui mewajibkan pemilik kapal dari luar negeri mendapatkan izin dari otoritas untuk memasuki perairan.
"Kami mencatat bahwa negara-negara tertentu dapat menjatuhkan sanksi sepihak terhadap tempat-tempat tertentu atas dasar pertimbangan mereka sendiri," kata kementerian itu.
Tetapi pemerintah 'tidak akan menerapkan, kami juga tidak memiliki otoritas hukum untuk mengambil tindakan, sanksi sepihak yang dijatuhan yurisdiksi lain'.
Sanksi AS
Mordashov adalah salah satu orang terkaya Rusia. Estimasi kekayaannya US18,7 miliar menurut Bloomberg Billionaries Index. Taipan itu adalah chairman Severstal, perusahaan raksasa baja dan pertambangan Rusia yang memiliki 54 ribu karyawan di 69 negara.
Mordashov telah disanksi Amerika Serikat pada Juni lalu. Bukan cuma itu, tiga perusahaan Mordashov dan istri dan kedua anaknya juga kena sanksi.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam pernyataannya saat itu mengatakan bahwa Kementerian Keuangan telah mengambil tindakan lebih lanjut untuk 'menurunkan jaringan yang memungkinkan elit Rusia, termasuk Presiden [Vladimir] Putin, untuk secara anonim menggunakan aset mewah di seluruh dunia'.
AS bukan satu-satunya negara yang menindak orang kaya Rusia. Beberapa yacht terkait pengusaha Rusia telah disita pada tahun ini, termasuk di Spanyol, Jerman dan Inggris.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4521 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2335 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1983 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun