Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 27 Juli 2026
Lukisan Kamasan Suciarmi Tembus Mancanegara
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Usia lanjut tak menjadi halangan bagi seorang pelukis tradisional wanita asal Klungkung Bali untuk tetap berkarya. Dengan kemampuan melukis otodidak dan bahan lukis alami, hasil karya lukis Made Suciarmi laris dibeli pencinta seni dari mancanegara.
Keseharian pelukis tradisonal wanita Ni Made Suciarmi (73 tahun) lebih banyak dihabiskan di studio sekaligus kediamannya di Desa Kamasan Klungkung. Dengan bahan pewarna alami yang disebut batu pere berwarna merah, kuning, dan coklat, kapur sirih sebagai penguat warna, dan berbagai bahan tradisonal lainnya, Made menyelesaikan lukisan gaya Kamasan yang menjadi ciri khasnya dengan teliti.
Di usianya yang terbilang tua, setiap bulannya Made Suciarmi hanya mampu membuat paling banyak 2 lukisan Kamasan ukuran sedang dengan tema wayang Ramayana atau Mahabrata. Jika lukisan yang dibuat lebih besar, detail dan rumit maka waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan satu buah lukisan mencapai 3 minggu hingga satu bulan.
Made Suciarmi mulai belajar melukis secara otodidak sejak usia 6 tahun dengan menggunakan media tanah sebagai wadah untuk corat- coret. Baru di usia 14 tahun tiyang (saya) berkesempatan untuk melukis di atas kanvas, meski ditentang oleh kedua orang tuanya karena dianggap tidak pantas,kata Made.
Kini di usianya yang sudah lanjut, Made yang mempunyai 6 orang anak seniman ini terus berkarya melukis lukisan tradisional Kamasan. Hasil karya lukis Made Suciarmi tak hanya dibeli pecinta seni dari dalam negeri tapi juga dari luar negeri seperti Eropa, Amerika Serikat, dan Jepang.
Reporter: bbn/sas
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3858 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 1927 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1688 Kali
Penembakan di Klub Malam Canggu, Dua Orang Terluka, Pelaku Diburu
Dibaca: 1517 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 1504 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun