Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Minum Air Keras, Bocah 10 Tahun Tewas
Sanglah
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Ini merupakan peringatan bagi para orang tua agar hati-hati meletakkan benda berbahaya bagi anak-anak. Seorang bocah berumur 10 tahun di Klungkung Bali tewas usai meminum setengah botol air keras atau raksa. Korban yang kehausan saat pulang sekolah sebelumnya mengira cairan dalam botol itu air mineral.
Keluarga Kadek Mertha Kariawan, warga Desa Satra Klungkung tak dapat menahan tangis di depan gedung UGD Rumah Sakit Sanglah Denpasar. Anggota keluarga yang sangat mereka sayangi meninggal dunia setelah sempat dirawat di ruang unit gawat darurat rumah sakit Sanglah selama 2 jam.
Korban Kadek Mertha Kariawan tewas usai menenggak setengah botol air keras atau raksa, yang biasa digunakan orangtuanya untuk menyepuh (membersihkan) perak. Korban yang duduk di bangku kelas 4 SD ini meminum cairan itu di rumahnya saat baru pulang sekolah.
Setelah minum setengah botol air keras, Kadek baru bertanya kepada ayahnya Nyoman Sadur. Nyoman yang mengetahui anaknya meminum air raksa langsung membawa anaknya ke rumah sakit namun nyawanya tak tertolong lagi.
“Kadek sempat dibawa ke Rumah Sakit Klungkung dan Rumah Sakit Sanglah, tapi tidak tertolong,†kata Wayan Trsinawati, bibi korban
Jenazah Kadek kemudian dibawa ke ruang jenazah untuk di mandikan. Jenazah korban selanjutnya akan dibawa pulang ke Klungkung untuk dimakamkan. (Bob)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan