Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Razia Kafe, Mobil Pol PP Dilempar Batu
Mendoyo
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Mobil patroli Pol PP Jembrana dilempari orang tak dikenal saat menggelar operasi di kawasan kafe Delod Berawa, Mendoyo, Selasa(7/8) sekitar pukul 01.30 wita. Akibatnya kaca kiri bagian depan mobil operasi DK 9002 W itu mengalami keretakan.
Mobil Pol PP itu dilempari saat menyatroni kafe Kuda Kayu milik Astawa alias Dem. Saat Pol PP akan membawa tamu yang dicurigai sebagai cewek kafe. Sempat terjadi adu mulut antara tamu yang pacarnya diciduk oleh Pol PP karena tak bisa menunjukkan KTP Jembrana atau Kipem Jembrana.
Kakan Pol PP dan Linmas Jembrana, Gde Putu Sugiana ketika dikonfirmasi terkait masalah itu membenarkan, kalau mobil patroli Pol PP tersebut telah dilempari oleh seseorang yang tak dikenal. Memang mobil kita dilempari oleh seseorang. Namun, kita tak tahu siapa yang melakukan itu. Maka kita melaporkan kejadian itu kepada polisi, ujarnya.
Sementara itu Kapolsek Mendoyo, AKP I Ketut Sukarta, ketika dikonfirmasi terkait dengan kasus pelemparan tersebut membenarkan, pihaknya telah menerima laporan kejadian pelemparan batu terhadap mobil patroli Pol PP. Tapi, pihaknya masih melakukan penyelidikan kasus itu. Sebab, belum jelas retaknya kaca mobil Pol PP akibat dilempari batu atau kejatuhan barang berat. “Kami masih melakukan penyelidikan kasus tersebut dan melakukan pendalaman, tuntasnya.(dra)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan